Lebaran Topat Bangkitkan Ekonomi Masyarakat di Lombok Tengah

Senin, 07 Apr 2025, 11:07 WIB

Bupati Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Pathul Bahri mengatakan perayaan budaya Lebaran Topat atau Ketupat 1446 Hijriah/2025 Masehi, yang dirayakan seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri dapat menggerakkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di daerah setempat.

"Budaya itu bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, termasuk perayaan Lebaran Topat ini," kata Lalu Pathul Bahri saat kegiatan perayaan Lebaran Topat di halaman kantor Bupati Lombok Tengah, Senin.

Ket. Foto: Budaya itu bisa menggerakkan ekonomi masyarakat, termasuk perayaan Lebaran Topat ini," kata Lalu Pathul Bahri saat kegiatan perayaan Lebaran Topat di halaman kantor Bupati Lombok Tengah — Sumber: Antara Foto

Oleh karena itu, tradisi yang ada di Lombok Tengah harus tetap dilestarikan, baik dengan melibatkan para budayawan maupun masyarakat serta pemerintah daerah.

"Melestarikan budaya kepada generasi penerus bangsa itu penting dipikirkan dan dilaksanakan agar mereka mengenal arti budaya yang ada," katanya.

Ia mencontohkan pada perayaan Lebaran Topat ini masyarakat memasak berbagai macam menu makanan, baik yang berbahan beras, daging ayam, daging sapi, ikan dan telur, serta sayuran lainnya.

"Semua bahan makanan yang disajikan pada Lebaran Topat itu produk masyarakat, sehingga budaya itu merupakan perputaran ekonomi yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Ia mengatakan tradisi Lebaran Topat ini merupakan wujud syukur, setelah warga berpuasa sunah di bulan Syawal selama enam hari dan budaya ini harus diperkuat untuk mewujudkan masyarakat yang religius.

"Budaya itu bisa memberikan dampak yang cukup luas, sehingga dalam membangun Lombok Tengah harus dari segala sisi, tanpa melihat suku, agama dan ras," katanya.

Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengeluarkan kebijakan setiap tanggal 15, semua aparatur sipil negara (ASN) mengenakan baju Adat Sasak sebagai pakaian kerja.

"Hal itu dilakukan untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, karena perajin tenun di Lombok Tengah cukup banyak dan hasil produksi mereka sangat bagus," katanya.

  • Lebaran Topat

Redaktur: Yebdi Trismar

Penulis: Yebdi Trismar

Berita Terbaru

Cetak Sejarah di Paris! AG.AL Juara Club Champion EWC 2026, Kantongi Hadiah Rp110 Miliar

Paket Pernikahan Elegan di Pusat Jakarta! Mangkuluhur ARTOTEL Suites Buka Harga Mulai Rp25 Juta

Agrowisata Petik Anggur Kini Jadi Tren Wisata Baru di Kepulauan Riau

Mendagri: Korban Gempa NTT Bisa Cetak Ulang Dokumen KTP, KK, hingga BPKB Secara Gratis

BMKG: 6.409 Gempa Bumi Susulan Guncang Flores

DPR Dorong Pemerintah Buka Potensi Wajib Pajak Baru

KPK Tekankan Pentingnya Penguatan Integritas Kampus usai OTT di Unsoed

Kemenbud Fokus Pulihkan Warisan Budaya dari Desa Adat Sade Pasca Kebakaran 

Ada Apa dengan Rekening Dana Aliansi Masyarakat Pati Bersatu? Polda Metro Jaya Jelaskan

Heboh Rekening Aktivis Pati Diduga Diblokir, DPR Buka Suara dan Hubungi Bank

Parkir Rp60.000 per Jam Bikin Geger, Ini Respons Pramono

Udara Jakarta Terancam Polusi, Pramono Minta Masyarakat Hentikan Kebiasaan Bakar Sampah

Karhutla Makin Serius! Kemenhub Terbitkan 35 Izin Pesawat Asing Bantu Atasi Kebakaran

Bukan Sekadar Diskon! Subsidi Motor Listrik Disebut Bisa Pacu Industri Nasional

Gerak Cepat Atasi Karhutla! Operasi Modifikasi Cuaca Berlanjut, BMKG Kini Bergerak ke Berau

Nasib 193 Pedagang Ikan Kramat Jati Terungkap, Bakal Dipindah ke Lokbin

Bukan Sekadar Kebakaran! Presiden Minta Usut Dugaan Koneksi Pembakar Lahan dan Korporasi

613 PKL Kramat Jati Bakal Dipindahkan, Ini 4 Lokasi yang Disiapkan Pasar Jaya

Coco Gauff Juara Cincinnati Open 2026! Tampil Perkasa dan Ukir Prestasi Gemilang

Pedagang Ikan Pasar Kramat Jati Bakal Direlokasi, Ini Persiapannya

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.