Kemensos Siapkan Dua Sekolah Rakyat di Magelang
Senin, 07 Apr 2025, 09:44 WIBJAKARTA - Kementerian Sosial (Kemensos) secara intens tengah mempersiapkan Sekolah Rakyat di wilayah Magelang, Jawa Tengah, salah satunya dengan mengoptimalkan aset kementerian yakni Sentra Antasena Magelang. Â
"Di Magelang sendiri, rencananya untuk awalan itu, kita (ada) dua (titik). Satu di Antasena, Sentra Antasena, yang satunya di Tegalrejo, asetnya punya Pemerintah Kabupaten," kata Wakil Menteri Sosial (Wamensos) Agus Jabo Priyono dalam pernyataan di Jakarta pada Senin. (7/4)Â
Berbicara usai Grebeg Ketupat di Lapangan drh. Soepardi, Magelang pada Minggu kemarin (6/4), dia menyebut Sekolah Rakyat dibentuk agar dapat memfasilitasi para pelajar dari keluarga kategori miskin dan miskin ekstrem berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Pemerintah merancang agar sekolah tersebut menggunakan konsep boarding school atau sekolah berasrama gratis dari jenjang SD, SMP, hingga SMA.
Wamensos mengatakan seluruh kebutuhan siswa dan siswi di Sekolah Rakyat, baik untuk pembelajaran maupun kebutuhan lainnya, seperti makanan bakal ditanggung pemerintah.
"Semua kebutuhan, baik untuk pembelajaran maupun kebutuhan-kebutuhan hidup dijamin oleh negara. Jadi karena ini diasramakan, di-boarding-kan, ya otomatis semua kebutuhannya dijamin," jelas Wamensos.
Dia memastikan bahwa konsep program Sekolah Rakyat tidak berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Sekolah Rakyat program sendiri. Sekolah yang diperintahkan oleh Pak Presiden, khusus untuk menampung warga miskin dan miskin ekstrem. Supaya mereka bisa sekolah dan tidak terkendala oleh masalah ekonomi. Semua anak di Indonesia harus sekolah. Mau kaya, mau miskin harus sekolah," tuturnya.
Berdasarkan data terkini, usulan mendirikan Sekolah Rakyat mencapai lebih dari 300 lokasi. Kemensos bersama beberapa kementerian dan lembaga terkait sedang melakukan proses verifikasi.
Sebelumnya, Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf beberapa waktu lalu menyebut pemerintah menargetkan pada tahun ini Sekolah Rakyat dapat dibuka di lebih 80 titik sekolah, dengan saat ini sudah selesai verifikasi 53 tempat. Sisanya proses disurvei.
"Mudah-mudahan 80-100 titik tahun ini bisa dimulai," kata Mensos Saifullah Yusuf.
- Kemensos
- Sekolah Rakyat
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Penerimaan Siswa Baru Sekolah Rakyat Lombok Timur Prioritaskan Warga Miskin
-
Pedasnya Harga Cabai Rawit di Pasar Cipete, Jelang Idul Adha Capai Rp90 Ribu
-
RI Harus Perkuat Dukungan Kredit UMKM
-
11 Bulan Berjalan, Sekolah Rakyat Cetak Siswa Lebih Disiplin dan Percaya Diri
-
Mengoptimalkan Menu Telur di MBG untuk Stabilkan Harga
-
Usai Kunjungan Trump, Tiongkok Borong 200 Pesawat Buatan AS
-
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Tegaskan Pemerintah Prabowo Terbuka terhadap Kritik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.