- Home
-
- Luar Negeri
-
- PBB: Kenaikan Tarif Rugika...
PBB: Kenaikan Tarif Rugikan Masyarakat Rentan dan Miskin
Sabtu, 05 Apr 2025, 10:07 WIBJENEWA - Kenaikan tarif perdagangan global akan merugikan orang-orang yang paling rentan dan miskin, kata Badan Perdagangan dan Pembangunan PBB (UNCTAD), Jumat (4/4), setelah tindakan Presiden AS Donald Trump memicu kekhawatiran global.
"Gejolak perdagangan yang terjadi "merugikan masyarakat yang rentan dan miskin," kata Sekretaris Jenderal UNCTAD, Rebeca Grynspan, dalam sebuah pernyataan.
"Perdagangan tidak boleh menjadi sumber ketidakstabilan lainnya. Perdagangan harus mendukung pembangunan dan pertumbuhan global," kata Grynspan.
Trump mengumumkan serangkaian bea masuk impor terhadap puluhan negara pada hari Rabu (2/4), yang mendorong Tiongkok untuk membalas dengan cara serupa dan meningkatkan risiko negara lain akan mengikuti, sehingga merugikan ekonomi dunia.
"Aturan perdagangan global mesti berkembang untuk mencerminkan tantangan masa kini, tetapi aturan itu mesti melakukannya dengan prediktabilitas dan pengembangan sebagai intinya, melindungi mereka yang paling rentan," tambah Grynspan.
"Ini saatnya untuk bekerja sama, bukan eskalasi."
- Donald Trump
- Tarif Impor
- UNCTAD
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Daftar 10 Terowongan Kereta Api Tertua di Indonesia, Dibangun Tahun 1879 Sejak Era Kolonial Belanda
-
Ditjen Imigrasi Perketat Pengawasan Cegah TPPO Bermodus Perekrutan Tentara Bayaran
-
Gubernur Pramono Apresiasi Perbaikan Sejumlah Infrastruktur Jakarta Tak Gunakan APBD, Salah Satunya Bundara HI
-
Jawara Run 2026, Gubernur Banten: Kesadaran Hidup Sehat Warga Makin Baik
-
Meja dan Kursi Adam Malik Masih Terawat, Komisi VII DPR Kunjungi ANTARA Heritage Center.
-
Iraola Yakin 100 Persen kepada Wirtz dan Barcola, Kritik soal Harga Transfer Dinilai Berlebihan
-
Kasus Pati Meledak!,Mensos Gus Ipul Ancam Pecat Tenaga Pendidik Restui Bullying di Sekolah Rakyat
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.