Warga Kaltim Diminta Ikuti Arahan BMKG hingga 10 April
Rabu, 02 Apr 2025, 16:48 WIBSAMARINDA â Masyarakat di Kalimantan Timur hendaknya terus memantau informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Samarinda.
Sebab BMKG memperkirakan wilayah Kalimantan Timur (Kaltim) berpeluang 80-90 persen terjadi hujan mulai hari ini sampai 10 April, sehingga warga setempat diimbau selalu waspada terhadap dampaknya.
"Peluang hujan antara 80-90 persen ini dengan kategori menengah antara 50 - 150 milimeter, sehingga semua pihak diharap mewaspadai dampaknya seperti banjir, sungai meluap, jalan licin, dan tanah longsor," kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III APT Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor di Samarinda, Rabu.
Selain banjir dan tanah longsor, lanjutnya, masyarakat juga diimbau mewaspadai kemungkinan pohon tumbang, karena hujan yang turun juga berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Pada prakiraan peluang curah hujan Dasarian I April (1-10) April 2025, kata dia, secara umum wilayah Kalimantan Timur diprakirakan hujan pada kategori menengah (50 - 150 mm) dengan peluang berkisar antara 80-90 persen.
"Kecuali sebagian kecil wilayah Kabupaten Kutai Barat bagian utara dan Kabupaten Mahakam Ulu bagian selatan yang diprakirakan terjadi hujan dengan kategori tinggi di kisaran 150 - 300 mm dengan peluang mencapai 70 persen," katanya
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Jumlah Warga Jakarta Bertambah Berdasarkan Hasil SUPAS 2025
-
Ratusan Siswa Ikuti Puncak Hari Anak Nasional Bertema Wujudkan Impian, Lestarikan Indonesia
-
Pemprov DKI Imbau Warga Tak Pakai Plastik untuk Bungkus Hewan Kurban
-
Masalah Pupuk Bersubsidi, Menko Pangan Jamin Tetap Aman untuk Petani
-
Khitanan Massal Digelar Saat Libur Sekolah di Kota Solok
-
Mentan Ungkap Praktik Penggilingan Untung Rp2 T Tapi Rampas Hak Rakyat
-
Terdampak Serangan Misil di Selat Hormuz, Kemenhub Kawal Proses Pemulangan Awak Kapal MT Belma
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.