- Home
-
- Megapolitan
-
- Fungsi Puskesmas Diperbany...
Fungsi Puskesmas Diperbanyak
Selasa, 25 Mar 2025, 01:15 WIBJAKARTA â Ke depan, fungsi Puskesmas akan terus dilengkapi. Puskesmas tak akan hanya melayani keluhan kesehatan warga. Tiap Puskesmas akan dilengkapi ruang beraktivitas sehat,â jelas Kepala Dinas Kesehatan Jakarta, Ani Ruspitawati, Senin.
Langkah ini bagian dari berkomitmen pemprov menguatkan peran Puskesmas agar bukan semata sebagai fasilitas untuk melayani keluhan warga yang sakit, tetapi juga menyediakan ruang beraktivitas sehat. Puskesmas punya dua fungsi yang tidak bisa dipisahkan.
Tidak hanya melayani masyarakat yang sakit untuk layanan primer. Tetapi jauh lebih besar, untuk menjaga agar seluruh warga tetap dalam keadaan sehat. Ani mengistilahkan Puskesmas sebagai Kementerian Kesehatan tingkat kecamatan. Ini karena fungsi pelayanan Puskesmas yang besar bagi masyarakat.
Salah satu yang dilakukan Pemprov untuk menguatkan fungsi ini dengan revitalisasi bangunan fisik Puskesmas. Area Puskesmas pun dibuat lebih luas. Jadi, lanjut Ani, warga datang ke Puskesmas jangan hanya saat sakit. Tetapi warga bisa mengakses Puskesmas ketika sehat. Warga remaja, usia produktif, dan lansia bisa aktivitas sehat di Puskesmas.
Ani mengakui hingga kini, belum semua kelurahan memiliki Puskesmas karena keterbatasan lahan. Namun, pada dasarnya akses pelayanan kesehatan tetap diberikan. Salah satunya dalam bentuk kerja sama dengan klinik. Saat ini terdapat 44 Puskesmas tingkat kecamatan dan 292 Puskesmas pembantu tingkat kelurahan.
Nani, di 44 Puskesmas kecamatan akan memiliki pelayanan psikologi. Sekarang baru 28 yang punya layanan psikolog. Layanan ini penting karena banyak kasus terkait kesehatan jiwa dalam keseharian. Salah satu Puskesmas yang sudah menyediakan layanan psikolog adalah Puskesmas Pancoran, Jakarta Selatan.
Sedangkan Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyebut akan merevitalisasi semua gedung Puskesmas agar dapat melayani lebih optimal. âRevitalisasi sudah mendesak mengingat ada Puskesmas yang dibangun sejak tahun 1990-an,â jelasnya.Â
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Como Menguji Ketangguhan Inter di Laga Penentu
-
Red Notice Riza Chalid, Prabowo Siapkan Komisi Reformasi Polri, Kapan Buronan Kontroversial Ini Tertangkap?
-
Kunjungan Presiden Prancis ke Jawa Tengah Bisa Tingkatkan Daya Tarik Wisata
-
Jakarta Selatan Keruk Kali Krukut untuk Cegah Banjir
-
Kunjungan Kerja Menkes ke Serang Baru
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.