Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Prakirakan BMKG soal Kemarau di Wilayah Jateng

📅 Minggu, 23 Mar 2025, 23:25 WIB | Oleh:
Ini Prakirakan BMKG soal Kemarau di Wilayah Jateng Doc: ANTARA/I.C. Senjaya
Ket. Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo.

SEMARANG - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan wilayah Jawa Tengah sudah akan memasuki musim kemarau pada April dan Mei 2025

"Puncak musim hujan sudah terlewati, saat ini sudah memasuki pancaroba," kata Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Yoga Sambodo, di Semarang, Minggu.

Meski telah memasuki pancaroba, kata dia, masyarakat diminta mewaspadai potensi cuaca ekstrem.

Ia menjelaskan potensi cuaca ekstrim saat pancaroba antara lain puting beliung, angin kencang, hingga hujan lebat yang diawali dengan angin kencang.

Ia menuturkan potensi hujan sedang hingga lebat masih berpeluang terjadi di Jawa Tengah.

Ia meminta masyarakat tetap mewaspadai potensi bencana alam akibat cuaca ekstrem, khusus saat akan berwisata.

"Wilayah Jawa Tengah baru saja melewati puncak musim hujan, waspadai objek-objek wisata daerah perbukitan atau permainan air," katanya.

Menurut dia, objek wisata perbukitan yang sudah menyimpan banyak air masih dimungkinkan bertambah akibat cuaca ekstrem di musim pancaroba ini.

Lokasi wisata permainan air atau sungai, kata dia, juga harus tetap diwaspadai saat musim lebaran yang bertepatan dengan masa peralihan musim tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

32 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

41 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.