Otorita IKN Urus Sertifikat Lahan Lima Investor Senilai 2,42 Triliun
Kamis, 20 Mar 2025, 03:09 WIBKALIMANTAN TIMUR - Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) membantu mengurus sertifikat lahan lima investor yang melakukan investasi senilai 2,42 triliun rupiah di Ibu Kota Nusantara (IKN), ibu kota Indonesia di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).
âLima investor telah tanda tangani perjanjian pemanfaatan tanah dalam penguasaan (ADP) OIKN dan Akta Notarial,â kata Kepala OIKN Basuki Hadimuljono di Sepaku, Penajam Paser Utara, Rabu (19/3).
Perjanjian mempunyai kekuatan hukum mengenai hak atas tanah, dan apabila investor telah tanda tangan, lanjut dia, OIKN membantu mengurus sertifikat lahan tersebut, sehingga investor bisa langsung membangun.
âJadi dengan sertifikat sudah cukup bagi investor untuk mulai membangun agar bisa segera difungsikan lengkapi ekosistem Kota Nusantara,â jelasnya.
Penandatanganan perjanjian ADP OIKN dan Akta Notaris untuk pertama kalinya dilakukan di City Hall Kantor OIKN di Kota Nusantara, karena sejak Maret 2025 OIKN telan menempati kantor baru di ibu kota Indonesia itu.
Penandatanganan perjanjian tersebut tonggak penting dalam memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha, jelas dia, serta menetapkan hak dan kewajiban masing-masing pihak.
Investor yang melakukan penandatangan perjanjian ADP OIKN dan Akta Notaris, antara lain PT Citadel Group Indonesia penanaman modal asing melakukan pembangunan pusat gaya hidup, dan PT Berkat Kalimantan Abadi membangun pusat makanan dan minuman.
Kemudian PT Perintis Pondasi Teknotama membangun perkantoran, showroom dan infrastruktur stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU), serta PT Perintis Power Investment melakukan pembangunan kawasan campuran.
âJuga PT Sentra Unggul Nusantara membangun kawasan perniagaan juga sudah tanda tangan perjanjian, total investasi lima investor itu capai 2,42 triliun rupiah,â demikian Basuki Hadimuljono.
Sebelumnya, Otorita IKN mengungkapkan Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) melihat IKN sebagai proyek strategis dengan potensi besar, dan terdapat potensi pendanaan dari AIIB untuk IKN hingga mencapai 1 miliar dollar AS.
âKami optimistis bahwa dengan dukungan AIIB dan mitra strategis lainnya, serta dengan memperhatikan masukan yang berharga dari pertemuan ini, kita dapat mewujudkan IKN sebagai ibu kota negara yang modern, hijau, dan inklusif,â ujar Basuki.
OIKN menyambut Presiden dan Ketua Dewan Direksi Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB), H.E. Jin Liqun, beserta jajaran untuk membahas potensi pendanaan dan kolaborasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara. Ant/S-2
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Kecelakaan Tunggal di Cikoko, Transjakarta Minta Maaf
-
Kabel Menjuntai Telan Korban Jiwa, DPRD DKI Desak Penertiban dan Implementasi Perda Utilitas
-
160 Kios Ilegal di Kawasan Puncak Cianjur Dibongkar, Pedagang Terima Kompensasi Rp10 Juta
-
Gelar RUPST 2025, PPRO Dorong Akselerasi Pemulihan dengan Penguatan Fundamental Usaha
-
KDM Kirim Karangan Bunga Hitam-Putih HUT Jakarta, Banjir Apresiasi di Balai Kota
-
DPR dan Pemerintah Sepakat Naikkan Target Pendapatan Negara 2027
-
Raksasa Otomotif Dunia Goyah! 100 Ribu Pekerja VW Terancam Depak Imbas Laba Anjlok Parah
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.