Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Jaktim Panen Serentak 2,9 Ton Cabai hingga Ikan di 100 Titik

📅 Rabu, 19 Mar 2025, 16:36 WIB | Oleh:
Pemkot Jaktim Panen Serentak 2,9 Ton Cabai hingga Ikan di 100 Titik Doc: ANTARA/Siti Nurhaliza
Ket. Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah dalam acara panen serentak di lahan pertanian Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu (19/3/2025).

Jakarta, 19/3 - Pemerintah Kota Jakarta Timur (Pemkot Jaktim) memanen serentak 2,9 ton cabai hingga ikan di 100 titik di sepuluh kecamatan daerah itu menjelang Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Panen serentak hari ini di Jakarta Timur, ada 100 titik dengan total 2,9 ton, baik itu berupa cabai, sayur-sayuran dan ada juga tadi ikan," kata Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Jakarta Timur Iin Mutmainnah dalam acara panen serentak di lahan pertanian Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, Rabu.

Komoditas yang dipanen meliputi 2,3 ton dari komoditas pertanian seperti cabai, kangkung, terong, pakcoy, tomat, brokoli, dan lainnya, sedangkan komoditas perikanan sebanyak 599 kilogram (kg) seperti ikan nila, mujair, patin dan lele.

Partisipasi wilayah Kota Jakarta Timur dalam kegiatan panen serentak ini merupakan salah satu upaya untuk memenuhi pasokan ketersediaan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri, sekaligus mendukung program Astacita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan swasembada pangan.

Iin menyebut, lahan pertanian perkotaan (urban farming) yang menjadi lokasi panen beragam, mulai dari lingkungan permukiman, Kelompok Tani (Poktan), Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), atap perkantoran pemerintah dan swasta, hingga kolong Tol Becakayu.

"Total peserta panen serentak sebanyak 100 lokasi yang terdiri dari RPTRA, perkantoran, gang hijau atau pekarangan, lahan kosong, lahan fasos/fasum, dengan luas kurang lebih 1,2 Ha di 10 kecamatan Jakarta Timur," ujar Iin.

Hasil panen kemudian akan dijual, dibagikan ke warga sekitar, maupun dikonsumsi secara pribadi oleh para pelaku pertanian perkotaan (urban farming) yang terdiri dari kelompok tani, pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga (PKK), petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU), aparatur sipil negara (ASN) dan penggiat urban farming lainnya.

"Ada juga yang dijual yang uangnya digunakan untuk operasional atau kebutuhan tanam selanjutnya," ujar Iin.

Adapun rincian jumlah lokasi kecamatan se-Jakarta Timur yakni, Kecamatan Cipayung (20 lokasi), Ciracas (12), Matraman (12), Kramat Jati (10), Jatinegara (9), Duren Sawit (9), Pulogadung (8), Pasar Rebo (8), Cakung (6) dan Makasar (6).

Panen serentak ini turut disaksikan secara daring (online) bersama Pemerintah Kota (Pemkot) se-Jakarta dan jajaran Insitut Pertanian Bogor (IPB) sebagai merupakan mitra kerja sama Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam hal ini memberikan pengetahuan dan penyuluhan terkait penanaman di kota itu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Megapolitan
Warga Bekasi Akan Dihibur B...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.