Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tanggapi OTT KPK di OKU, Gubernur Sumsel Imbau ASN Bekerja Sesuai Prosedur

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 16:35 WIB | Oleh:
Tanggapi OTT KPK di OKU, Gubernur Sumsel Imbau ASN Bekerja Sesuai Prosedur Doc: antara foto
Ket. Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru

BANYUASIN - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Herman Deru mengimbau para aparatur sipil negara (ASN) di wilayah itu agar bekerja sesuai prosedur pasca-kejadian Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sabtu (15/3).

Gubernur Sumsel Herman Deru saat diwawancarai di Banyuasin, Minggu (16/3), mengatakan dirinya telah mendapatkan kabar jika KPK melakukan OTT di Kabupaten OKU.

Dalam OTT itu terdapat delapan penjabat yang terjaring, mulai dari anggota DPRD, penjabat Dinas PUPR Pemkab OKU dan pihak kontraktor, namun Gubernur Deru belum mengetahui kasus apa dan siapa saja yang diamankan KPK.

Menurutnya, penangkapan yang dilakukan oleh KPK RI tersebut tentunya sudah melalui prosedur yang ada.

"Saya harap ini jadi pembelajaran kita semua, tetap laksanakan tugas sebaik mungkin, sesuai prosedur dan SOP. Untuk proses hukum, kita serahkan ke penyidik KPK," katanya.

Selain itu, ia mengatakan saat ini pemerintah sedang melakukan efisiensi anggaran. Maka dari itu, pelaksanaan efisiensi anggaran itu jangan sampai berimbas pada kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Ingat negara ini dalam kondisi efisiensi, sehingga harus menggunakan anggaran lebih efisien, efektif dan tepat sasaran. Yang pasti, pelayanan ke masyarakat jangan sampai terganggu," kata Deru.

Sebelumnya, Delapan orang pejabat di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK.

Setelah diperiksa secara maraton oleh penyidik KPK di Mapolres OKU, tujuh unit mobil yang telah disiapkan membawa mereka ke Palembang untuk selanjutnya diterbangkan ke Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.