Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polres Rejang Lebong Antisipasi Praktik Premanisme Berkedok Ormas

📅 Minggu, 16 Mar 2025, 22:10 WIB | Oleh:
Polres Rejang Lebong Antisipasi Praktik Premanisme Berkedok Ormas Doc: ANTARA/HO-Polres Rejang Lebong
Ket. Personel Sat Binmas Polres Rejang Lebong melakukan pembinaan kepada kelompok masyarakat di wilayah itu dalam rangka mengantisipasi munculnya aksi premanisme berkedok ormas.

Rejang Lebong, Bengkulu, 16/3  - Aparat Kepolisian Resor (Polres) Rejang Lebong, Bengkulu, mengantisipasi praktik premanisme berkedok organisasi kemasyarakatan atau ormas yang beroperasi di wilayah itu.

"Kegiatan preemtif atau pencegahan dan pembinaan ini sudah dilakukan oleh Satuan Binmas yang setiap hari terjun mendatangi kelompok masyarakat yang ada di setiap kecamatan," kata Kasi Humas Polres Rejang Lebong AKP Sinar Simanjuntak dihubungi di Rejang Lebong, Bengkulu, Minggu.

Dia menjelaskan, aksi premanisme berkedok ormas ini jika dibiarkan akan mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat, serta dapat menghambat investasi yang akan masuk ke wilayah Kabupaten Rejang Lebong karena keamanan mereka tidak terjamin.

"Kegiatan ini menyasar kelompok masyarakat yang dianggap melakukan aksi premanisme yang berkedok ormas. Ini dilakukan guna mengantisipasi keamanan dan kenyamanan bagi para pengusaha yang akan berinvestasi di Kabupaten Rejang Lebong," terangnya.

Kegiatan pembinaan dan sambang masyarakat ini, kata dia, dilakukan oleh personel Satuan Binmas dan dipimpin langsung oleh kepala satuan. Setiap hari personel mendatangi kelompok masyarakat atau komunitas warga tertentu yang ada di 15 kecamatan.

Pada kegiatan pembinaan dan sambang masyarakat tersebut, pihaknya selain untuk mengantisipasi munculnya aksi premanisme juga mensosialisasikan tertib hukum, bahaya peredaran dan penyalahgunaan narkoba maupun perbuatan melanggar hukum lainnya.

Menurut dia, sejauh ini dari 15 kecamatan di Rejang Lebong belum ditemukan adanya aksi premanisme yang berkedok ormas. Kendati demikian, pihaknya akan terus melakukan pembinaan agar aksi premanisme berkedok ormas ini tidak masuk ke daerah itu.

Dia mengimbau kalangan masyarakat Kabupaten Rejang Lebong untuk sama-sama menjaga kambtimas, dan melaporkan kepada petugas keamanan jika di tempat mereka terjadi perbuatan melawan hukum atau lainnya sehingga bisa langsung ditindaklanjuti.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.