• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • 2025 Call for Code Hackath...

2025 Call for Code Hackathon Ajak Developer Bangun Solusi AI untuk Isu Sosial dan Kemanusiaan

Minggu, 16 Mar 2025, 18:15 WIB

JAKARTA - Creator Call for Code David Clark Cause, bersama Founding Partner IBM, Global Impact Partner United Nations Human Rights, dan Program Affiliate Linux Foundation mengundang para developer dan para pemecah masalah untuk berpartisipasi dalam program Call for Code 2025.

Program Call for Code 2025 bertujuan untuk menciptakan proyek dan solusi berbasis kecerdasan buatan (AI) guna membantu mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (atau Sustainable Development Goals - SDG) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Ket. Foto: Ilustrasi kompetisi Program Call for Code 2025 — Sumber: Dok. IBM

Sejak diluncurkan pada tahun 2018, Call for Code telah menggerakkan para developers secara global untuk berkumpul dan menciptakan solusi inovatif guna membantu menyelesaikan berbagai tantangan global dengan teknologi. Pada tahun 2025, Call for Code Global Challenge akan mempertanyakan kembali bagaimana AI dapat mengatasi masalah kemanusiaan dan memberikan dampak nyata bagi komunitas di seluruh dunia.

"Call for Code adalah inisiatif teknologi global yang unik, yang menginspirasi dan memberdayakan para developer dan pemecah masalah dari seluruh dunia untuk memanfaatkan bakat mereka dalam berinovasi demi kebaikan sosial," kata David Clark, Founder dan CEO Call for Code melalui siaran pers pada hari Jumat (14/3).

"Saya sangat bangga bahwa Call for Code, bersama mitra pendirinya IBM, serta UN Human Rights, telah berkontribusi dalam memastikan bahwa teknologi dapat berfungsi sebagai katalis bagi keberlanjutan, aksi iklim, dan upaya kemanusiaan," tambahnya.

Tahun ini, peserta berkesempatan untuk berpartisipasi dalam lima kualifikasi hackathon sebagai bagian dari Call for Code Global Challenge yang berlangsung selama satu tahun, bekerja sama dengan tim Advokasi Klien TechXchange IBM.

Di setiap acara, tim akan membangun solusi original proof of concept berdasarkan tema SDG, dengan  memanfaatkan teknologi seperti watsonx, portofolio produk AI IBM, serta layanan IBM Cloud. Setiap hackathon akan mengusung tema yang berbeda, yang terkait dengan salah satu dari 17 SDG.

Babak pertama kualifikasi Hackathon akan diadakan pada tanggal 20 Maret hingga 31 Maret 2025. Untuk memperingati Hari Air Sedunia PBB pada tanggal 22 Maret, acara ini mengajak peserta untuk membangun proof-of-concept untuk agen virtual AI menggunakan watsonx.ai yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah yang termasuk dalam SDG6: Air Bersih dan Sanitasi.

Selain itu, Call for Code akan menyelenggarakan hackathon untuk mengatasi SDG 13: Aksi Iklim sebagai bagian dari KTT Iklim Global Right Here, Right Now 2025, forum iklim berbasis hak asasi manusia terbesar di dunia, yang diselenggarakan oleh UN Human Rights (Dewan Hak Asasi Manusia PBB), University of Oxford, dan diselenggarakan bersama beberapa universitas terkemuka di seluruh dunia.

"Sejak awal, UN Human Rights merasa terhormat bisa mendukung Call for Code, dan mengakui bahwa teknologi ketika berlandaskan hak asasi manusia dapat menjadi kekuatan yang luar biasa untuk kebaikan," kata Ansar Mahfoudh, Head of the Innovation and Analytics Hub at UN Human Rights.

"Dari sejak membantu dalam meluncurkan inisiatif inovatif ini hampir satu dekade lalu, kami telah mendukung berbagai proyek yang mendorong inovasi demi kepentingan kemanusiaan. Kami tetap berkomitmen untuk memastikan Call for Code terus berkembang, dengan memberdayakan komunitas coder yang berorientasi pada kebaikan sosial serta menempatkan manusia di pusat solusi teknologi dan inovasi," jelasnya.

"Call for Code adalah kesempatan unik untuk berinteraksi langsung dengan AI, membangun mengembangkan keterampilan baru, berjejaring dengan komunitas pemecah masalah dengan visi yang sama, serta menciptakan solusi," kata Dinesh Nirmal, Senior Vice President  IBM, IBM Software.

"Tahun ini, ada akses gratis ke perangkat lunak IBM tingkat perusahaan terkemuka di industri seperti watsonx.ai untuk peserta. Saya sangat antusias melihat inovasi yang akan dihasilkan oleh tim untuk membawa dampak positif."

Tim yang terdiri dari satu hingga lima developer, dapat bersaing untuk mendapatkan hadiah di setiap hackathon. Solusi Call for Code terbaik dari setiap hackathon yang memenuhi syarat akan memenangkan 5.000 dollar AS dan satu tiket konferensi per anggota tim ke IBM TechXchange Conference 2025 di Orlando.

Ini adalah konferensi pembelajaran teknis terbesar IBM tahun ini (aturan resmi berlaku, tiket tidak dapat dipindahtangankan, dan biaya perjalanan dan penginapan tidak termasuk). Tim yang lolos kualifikasi juga akan memiliki kesempatan untuk maju untuk bersaing memperebutkan Hadiah Utama Call for Code Global Challenge 2025.

Pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai tertinggi sebesar 50.000 dollar AS. Tim terbaik juga akan memiliki kesempatan untuk dukungan proyek open source dari Linux Foundation. Pemenang hadiah utama akan diumumkan pada bulan Desember.

Peserta yang tertarik bisa mendaftar di situs ini sebelum 18 Maret 2025 untuk hackathon pertama, yang akan berlangsung dari tanggal 20 hingga 31 Maret 2025. Detail lebih lanjut tentang setiap sesi kualifikasi hackathon Call for Code kedepannya akan dibagikan di situs web Call for Code.

  • Call for Code 2025

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Haryo Brono

Berita Terbaru

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.