Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Maluku Buka Peluang Investasi untuk Kerajaan Belanda

📅 Jumat, 14 Mar 2025, 23:31 WIB | Oleh:
Pemprov Maluku Buka Peluang Investasi untuk Kerajaan Belanda Doc: Antara/HO-Pemprov Maluku
Ket. Pertemuan antara Gubernur Maluku dengan Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda

Ambon, 14/3 - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku membuka peluang investasi untuk Kerajaan Belanda sebagai upaya meningkatkan perekonomian daerah.

"Maluku, memang menginginkan adanya investasi dari luar, namun yang terpenting ialah investasi yang etis dan bertanggung jawab, dengan memanfaatkan berbagai bahan baku yang dapat memberikan nilai tambah," kata Gubernur Maluku Hendrik Lewerissa di Ambon, Jumat.

Hal itu dikatakannya saat menerima kunjungan dari Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Kota Ambon.

Dalam pertemuan tersebut Pimpinan Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda Kun Kusno didampingi asisten dari Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda di Ambon Prisciliia Latuheru dan Sekjen Kadin Spanyol dan Portugal Nathaniel Lekatompessy.

Penjajakan kerja sama investasi itu menguat pada bidang pariwisata, industri, logistik dan infrastruktur yang bisa diolah secara bertanggung jawab.

Berkaitan dengan hal itu menurut Hendrik Lewerissa, pemerintah memiliki tanggung jawab dalam membuka lapangan kerja baru lewat investasi dari berbagai pihak.

Oleh sebab itu melalui penjajakan kerja sama dengan Konsul Kehormatan Kerajaan Belanda ini diharapkan mampu memaksimalkan sumber daya manusia (SDM) lokal dalam implementasinya nanti.

"Pemerintah daerah berkomitmen untuk meningkatkan keterampilan warga untuk mendorong kualitas sumber daya manusia (SDM)," kata dia.

“Kita tentu membuka kesempatan kepada putra putri daerah untuk terlibat dalam setiap bidang yang akan berdampak terhadap turunnya jumlah pengangguran dan angka kemiskinan,” katanya.

Saat ini berdasarkan data dari Kementerian Investasi/BKPM RI nilai investasi di Maluku pada tahun 2024 mencapai Rp56.540.902.842 (Rp56,54 miliar) pada triwulan I. Jumlah ini menunjukkan penurunan sebesar 5,8 persen dibandingkan dengan triwulan IV tahun 2023.

Di samping itu penyerapan tenaga kerja pada triwulan I tahun 2024 tercatat sebanyak 258 orang dengan rasio sebesar 2,58 persen.

Dengan arus investasi yang masuk, Lawerissa berharap kesejahteraan masyarakat dapat meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

Sangat Langka! Flora Jenis Baru Ditemukan di Lereng Semeru, Cuma Ada 12 Batang di Dunia

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.