Koran-jakarta.com || Jum'at, 14 Mar 2025, 11:05 WIB

Jumpa Atletico Lagi, Barca Siap Lanjutkan Tren Positif

  • Barcelona
  • La Liga

BARCELONA - Hansi Flick sempat melontarkan kata-kata kasar untuk menggambarkan performa buruk Barcelona pada bulan November lalu. Desember pun tak jauh lebih baik, dengan kemenangan Atletico Madrid sebelum Natal yang membuat mereka merebut posisi puncak dari klub Catalan.

Jumpa Atletico Lagi, Barca Siap Lanjutkan Tren Positif

Ket. Barca bahkan memiliki satu pertandingan lebih sedikit dibanding kedua rivalnya dari ibu kota Spanyol jelang pertemuan dengan tim asuhan Diego Simeone pada hari Minggu (16/3).

Doc: AFP Jumpa Atletico Lagi, Barca Siap Lanjutkan Tren Positif

Namun, sejak kekalahan di kandang melawan Rojiblancos itu, Barcelona mencatatkan 17 laga tak terkalahkan di semua kompetisi, dengan 14 kemenangan dan tiga hasil imbang.

Di La Liga, Barca telah kembali ke puncak klasemen, unggul selisih gol atas Real Madrid dan satu poin di atas Atletico, yang berada di peringkat ketiga. Barca bahkan memiliki satu pertandingan lebih sedikit dibanding kedua rivalnya dari ibu kota Spanyol jelang pertemuan dengan tim asuhan Diego Simeone pada hari Minggu (16/3).

Awal musim yang kuat diikuti oleh penurunan performa di musim dingin, membuat tim asuhan Flick tampak menuju kehancuran. Namun, performa gemilang di awal 2025 telah mengubah situasi sepenuhnya.

Hasil positif di Stadion Metropolitano akan menjadi pelengkap pekan yang luar biasa bagi Barcelona, setelah mereka memastikan tiket perempat final Liga Champions dengan kemenangan agregat 4-1 atas Benfica.

“Tidak ada yang peduli dengan masa lalu saat kalah dalam sebuah pertandingan. Jadi, yang terbaik adalah selalu fokus ke laga berikutnya dan memberikan segalanya untuk tim demi meraih kesuksesan,” ujar Flick usai kemenangan atas Benfica.

“Saya menyukai mentalitas ini, mereka sangat fokus. Saya juga melihat mereka menikmati bermain bersama, dan saat ini atmosfer tim sangat baik. Hal itu sangat membantu kami meraih hasil yang kami inginkan,” sambungnya.

Sejumlah faktor telah berkontribusi pada kebangkitan Barcelona, yang kini membidik treble winners. Mereka juga akan kembali menghadapi Atletico di semifinal Copa del Rey.

Flick melakukan dua perubahan utama dalam skuadnya, dengan Wojciech Szczesny dan Frenkie de Jong yang kini menjadi pilihan utama di posisi masing-masing. Inaki Pena dan Marc Casado tersingkir dari tim utama, dan Barcelona kini tampak lebih solid di lini belakang serta lebih mengancam di lini serang.

Szczesny mencatatkan delapan clean sheet dalam 15 penampilan, sementara De Jong kembali menemukan kepercayaan dirinya setelah periode inkonsistensi yang panjang.

Istirahat musim dingin memberi Barcelona kesempatan untuk melakukan reset fisik dan mental. Dikombinasikan dengan program kebugaran yang dijalankan tim pelatih, mereka kini menikmati hasil dari kebugaran yang lebih baik.

“Saya bukan yang mengurus kebugaran pemain, itu tugas tim kebugaran di bawah Julio (Tous). Mereka telah melakukan pekerjaan yang luar biasa,” ujar Flick.

“Deco (direktur olahraga) juga melakukan pekerjaan bagus dengan mendatangkan para ahli baru untuk membantu kami. Dan Anda bisa melihat hasilnya,” sambungnya.

Sementara tim lain, termasuk Real Madrid, mengalami masalah cedera, Barcelona justru memiliki skuad yang hampir sepenuhnya bugar. Hanya Marc-Andre ter Stegen, Marc Bernal, dan Andreas Christensen yang masih dalam daftar cedera jangka panjang.

Kebugaran pemain juga terjaga berkat kepercayaan Flick terhadap rotasi timnya, bukan hanya mengandalkan 11 pemain utama.

Ronald Araujo dan Eric Garcia mungkin bukan pilihan utama Flick, tetapi mereka tetap mendapatkan menit bermain secara reguler, begitu pula dengan Fermin Lopez, Ferran Torres, dan Gavi.

“Untuk memenangkan liga, kami butuh banyak pemain, bukan hanya 11 atau 12 orang, tetapi juga kedalaman bangku cadangan yang kuat. Pelatih mengelola itu dengan sangat baik,” ujar Araujo.

“Semua pemain yang masuk dari bangku cadangan merasa percaya diri, mereka senang dan tahu bahwa mereka bisa membantu tim,” sambungnya.

Flick puas dengan bagaimana tim asuhannya mengendalikan pertandingan pada babak kedua saat melawan Benfica, menjaga keunggulan dengan baik.

Ketika menghadapi Atletico pada bulan Desember lalu, Barcelona kebobolan di menit ke-96 dan kalah 2-1. Sementara dalam pertemuan di leg pertama semifinal Copa del Rey, mereka kembali gagal mempertahankan keunggulan setelah kebobolan dua gol di menit-menit akhir dan harus puas dengan hasil imbang 4-4.

Kini, Barcelona mendapat kesempatan ketiga untuk menuntaskan urusan mereka dengan Atletico pada Minggu. Ini menjadi peluang besar bagi tim asuhan Flick untuk memberi pukulan telak dalam perburuan gelar dan membuktikan seberapa jauh mereka telah berkembang sejak kekalahan terakhir mereka.

Tim Redaksi:
A
A

Like, Comment, or Share:


Artikel Terkait