Kementerian Pariwisata Meminta Penyelenggara “Event” Lebih Memperhatikan Pengelolaan Sampah

Selasa, 11 Mar 2025, 19:28 WIB

Jakarta– Kementerian Pariwisata meminta berbagai pihak yang menjadi penyelenggara suatu acara (event) untuk lebih memperhatikan waste management atau pengelolaan sampah dalam rangka menjaga lingkungan tetap bersih dan berkelanjutan.

"Isu yang menjadi fokus kita sekarang ini karena kita bergerak ke arah keberlanjutan.Oleh karena itu, ada yang namanya waste management, visitor management, itu betul-betul harus dikelola dengan baik," kata Deputi bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar, Vinsensius Jemadu, saat ditemui usai mengikuti konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/3).

Ket. Foto: Deputi bidang Pengembangan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenpar Vinsensius Jemadu saat ditemui usai mengikuti konferensi pers di Jakarta, Selasa (11/3/2025).   — Sumber: ANTARA

Vinsensius menekankan saat ini tren dalam sektor pariwisata kini sudah bergeser ke arah quality tourism. Kebersihan pun menjadi salah satu hal yang amat diperhatikan wisatawan ketika berkunjung ke suatu negara.

Oleh sebab itu, setiap acara yang diselenggarakan dinilainya harus dipimpin oleh eventorganizer (EO) atau promotor yang paham terkait tren pariwisata dan menyadari pentingnya menjaga kebersihan lingkungan di sekitar area acara.

Bagi pihak yang ingin menyelenggarakan acara, Vinsensius menyarankan agar segala macam teknisnya dibicarakan bersama Kementerian Pariwisata sehingga penyelenggara bisa mendapatkan masukkan atau rekomendasi-rekomendasi yang tidak merusak lingkungan.

"Ayo kita duduk bersama, ayo presentasikan waste management kalian, presentasikan traffic visitor management seperti apa, mitigasinya seperti apa, itu semua dipresentasikan karena kami nanti berdasarkan itu akan membuat rekomendasi kepada kepolisian untuk keluarkan izin keramaian," ucap dia.

Sedangkan terkait dengan Gerakan Wisata Bersih (GWB) yang menjadi salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata tahun ini, Vinsensius menyebut pemerintah ingin melibatkan masyarakat dalam skala yang besar dalam rangka menjaga destinasi pariwisata maupun tempat berlangsungnya acara tetap bersih.

"Ibu Menteri merencanakan ada 100 titik kalau bisa, itu ada Gerakan Wisata Bersih. Karena ini adalah salah satu lima program unggulan Ibu Menteri di Kementerian ini untuk betul-betul kita capai, karena kita lihat dari world index para wisata kita, unsur kebersihan, kesehatan itu sangat memprihatinkan," kata dia.

Vinsensius menyebut aspek kebersihan harus betul-betul diperhatikan mengingat berdasarkan Tourism and Travel Development Index (TTI), Indonesia kini menduduki peringkat 22.

"Kita inginkan supaya itu bisa naik terus ke 20, bahkan mungkin suatu saat 10 besar secara lain. Tetapi pilar-pilar kebersihan dan kesehatan itu sangat memprihatinkan," ujarnya.

Maka dari itu, ia berharap para penyelenggara acara dapat lebih memperhatikan kebersihan, sehingga indeks tersebut dapat naik lebih jauh dan menjadikan pengalaman berwisata di Indonesia jauh lebih menarik dan nyaman bagi para wisatawan baik yang berasal dari daerah lain maupun mancanegara.

"Itu yang Ibu Menteri ingin supaya oke, kita boleh rehat yang simpel, sadar wisata, terutama soal bersih dan kesehatan,sehingga mengapa ada setiap event-event besar, Ibu Menteri selalu ayo mari kita bersama-sama back to back dengan kegiatan wisata bersih, Gerakan Wisata Bersih," ucap dia.

Redaktur: Bambang Wijanarko

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Harga Emas Antam Senin 24 Agustus 2026 Naik, Segini Harga Terbarunya

Kabar Baik! Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

BNPB Evakuasi Lansia Korban Gempa Pulau Palue ke RSUD Maumere, Begini Kondisinya

Mau Bayar Pajak Kendaraan Bermotor? Ini 14 Lokasi Samsat Keliling Jadetabek Senin

Jumlah rumah rusak akibat gempa di NTT

Cabai Rawit Makin Pedas! Harga Capai Rp69.950/Kg dan Telur Ayam Rp29.250

Mengkhawatirkan! Burung Ekek Keling Sunda Terancam Punah, Populasinya Kian Menurun

Perusahaan Milik Kampus UGM Go Public! Target IPO Capai Rp45 Miliar

Tinjau Karhutla Kalsel, Menhut Raja Antoni: Api Sudah Tak Terlihat, tapi Gambut Masih Berasap.

Dalang Karhutla Diburu! Komisi III DPR Apresiasi Langkah Tegas Polri

Coco Gauff Juara Cincinnati Open untuk Kedua Kalinya, Masuk Klub Elite WTA

Gratis dan Siaga 24 Jam! Pertamina Buka Posko Medis bagi Warga Manggarai NTT

Formula 1: Norris Menangi GP Belanda, Verstappen Kecelakaan di Depan Pendukung Sendiri

TNI AU Gerak Cepat! 6 Pesawat Bawa Bantuan Kemanusiaan ke NTT dan Kalimantan

Liga Inggris: Manchester City Menang Dramatis di Awal Era Maresca, Liverpool Selamat dari Kekalahan

Terungkap! Kebakaran Rumah di Tebet Diduga Dipicu Mesin Fotokopi

Serie A: Amorim Buka Era Baru dengan Kemenangan, Milan Tundukkan Torino; Juventus Menang Tipis atas Frosinone

Karhutla Meluas, Gubernur Kalsel Desak Masyarakat Lindungi Diri dari Paparan Asap

La Liga: Barcelona Pesta Gol di Kandang Elche, Atletico Madrid Selamat dari Kekalahan

Kementerian Kebudayaan akan revitalisasi situs budaya di Malut

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.