Trump Tangguhkan Tarif Baru kepada Produsen Mobil Selama 1 Bulan

Kamis, 06 Mar 2025, 12:15 WIB

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk memberikan penangguhan tarif baru yang besar terhadap impor dari Kanada dan Meksiko kepada produsen mobil, kata Gedung Putih pada Rabu (5/3).

Mengutip Kyodo, langkah yang diumumkan oleh juru bicara Karoline Leavitt tersebut dilakukan setelah tarif sebesar 25 persen yang diberlakukan pemerintahan Trump terhadap barang-barang dari Kanada dan Meksiko mulai berlaku pada hari Selasa (4/3).

Ket. Foto: Mobil-mobil Subaru diparkir di tempat penyimpanan di Auto Warehouse Co. pada tanggal 4 Maret 2025, di Richmond, California. — Sumber: Kyodo/Getty

Leavitt mengatakan dalam jumpa pers, Trump telah berbicara dengan Ford Motor Co., General Motors Co. dan Stellantis NV sebelumnya pada hari itu dan semua merek mobil yang masuk di bawah perjanjian perdagangan bebas Amerika Serikat-Meksiko-Kanada akan memenuhi syarat untuk pengecualian tersebut.

Agar memenuhi syarat, mobil harus memenuhi aturan konten perjanjian perdagangan yang mencakup persyaratan 75 persen komponen diproduksi di Kanada, Meksiko, atau Amerika Serikat.

"Presiden memberi mereka pengecualian selama satu bulan sehingga mereka tidak dirugikan secara ekonomi," kata Leavitt.

Baik produsen mobil AS maupun asing sama-sama mendapatkan suku cadang dan bahan dari rantai pasokan yang rumit. Mereka mengeluh tidak dapat dengan mudah memindahkan produksi mobil ke jalur produksi baru di Amerika Serikat, seperti yang diinginkan Trump, dan tarif yang lebih tinggi hampir pasti akan mengakibatkan peningkatan biaya bagi produsen dan konsumen.

Meksiko, dengan tenaga kerjanya yang lebih murah, merupakan pengekspor mobil penumpang terbesar ke Amerika Serikat pada tahun 2024, diikuti oleh Jepang, Korea Selatan, Kanada, dan Jerman, menurut Departemen Perdagangan AS.

Seperti para pesaing mereka, produsen mobil besar Jepang mengekspor kendaraan jadi ke pasar AS dari pabrik di Kanada dan Meksiko, juga karena perjanjian perdagangan tiga arah, yang mulai berlaku pada tahun 2020 selama masa jabatan pertama Trump.

Tarif baru tersebut diberlakukan berdasarkan klaim Trump bahwa kedua negara tetangga Amerika Utara, serta Tiongkok, tidak berbuat cukup banyak untuk menindak penyelundupan obat-obatan terlarang seperti fentanil ke Amerika Serikat.

Pada hari Rabu, Trump mengadakan panggilan telepon dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau dan mengulangi kritik serupa dalam posting media sosial sesudahnya.

Trump mengatakan dia memberi tahu Trudeau bahwa kebijakan perbatasan Kanada memungkinkan "sejumlah besar Fentanil dan Imigran Ilegal masuk ke Amerika Serikat."

Tetapi Kanada membalas pemerintahan Trump menggunakan fentanil sebagai dalih untuk memberlakukan tarif barunya.

Awal minggu ini, Trudeau mengemukakan dalam sebuah pernyataan bahwa "kurang dari 1 persen fentanil yang dicegat di perbatasan AS berasal dari Kanada."

Ketika ditanya tentang bagaimana pemerintah berencana menangani kenaikan harga berbagai produk di Amerika Serikat, juru bicara Gedung Putih mengatakan Trump "terbuka untuk mendengar tentang pengecualian tambahan" dari industri lain.

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Lili Lestari

Berita Terbaru

Pertarungan Perebutan Kursi Presiden FIFA Memanas, Ceferin Prediksi Infantino Bakal Dapat Penantang

Review Lioness S3E4: Misi Penyelamatan Gagal yang Paksa CIA Langgar Garis Merah

Hari Berenang Khusus Anak Kulit Hitam di Kolam Renang Berlin Batal setelah Diwarnai Polemik Rasial

Usai Gempa M7,7 NTT: Retakan 100 Meter Muncul di Kawah Gunung Kelimutu

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.