Duhh…Santri kok Menusuk Santri, Mestinya Tak Ada Kekerasan

Kamis, 06 Mar 2025, 15:24 WIB

BANDUNG - Kepolisian Resor Kota (Polresta) Bandung, Jawa Barat, mendalami kasus tewasnya seorang santri berinisial A (14) akibat ditusuk oleh santri lainnya yaitu FH (23). Ini terjadi di salah satu pondok pesantren di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung,  Rabu (5/3).

Kapolsek Ibun Polresta Bandung, Iptu Deny Fourtjahjanto, mengungkapkan bahwa peristiwa ini bermula saat korban, santri berinisial A diduga hendak melakukan pelecehan terhadap seorang santriwati berinisial F (20).

Ket. Foto: ilustrasi pesantren — Sumber: ist

"Betul, korban dan tersangka santri dari pesantren itu juga," kata Deny di Kabupaten Bandung, Kamis. Deny menjelaskan santriwati F yang terkejut oleh aksi santri A yang diduga tengah melakukan pelecehan itu lantas berteriak hingga membangunkan para santri lainnya.

Menyadari aksinya diketahui, A panik karena santriwati F itu terus berteriak minta tolong dan santri A pun kemudian menyabet sebilah pisau yang telah ia siapkan ke arah tubuh santriwati.

Kemudian salah satu santri lainnya berinisial FH membantu santriwati F untuk dibawa ke rumah sakit. Dalam perjalanan, mereka bertemu dengan A, yang memicu terjadinya peristiwa pembacokan antarsantri.

“Di tengah jalan, santri FH melihat santri A yang diduga melakukan penganiayaan terhadap santriwati. Terjadi keributan, dan santri A akhirnya terkena tebasan senjata tajam,” kata Deny.

Deny mengatakan akibat peristiwa itu, santri A mengalami luka cukup parah hingga dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Pihak kepolisian masih menyelidiki lebih lanjut terkait insiden ini, termasuk dugaan tindakan yang dilakukan santri A terhadap santriwati sebelum kejadian.

“Saat ditemukan, kondisi santriwati dalam keadaan celana sudah terbuka, tetapi celana dalamnya masih utuh. Kami masih mendalami apakah ada upaya pelecehan atau faktor lainnya,” kata dia.

Dia mengatakan santri FH yang melakukan penusukan terhadap A telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian dan kini dalam pemeriksaan lebih lanjut. “Kasus ini sudah kami limpahkan ke Satreskrim Polresta Bandung untuk penyelidikan lebih lanjut,” kata Deny.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: Aloysius Widiyatmaka

Berita Terbaru

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

Pegadaian Area Kebayoran Baru Gelar Edukasi Literasi Keuangan untuk Komunitas Ojek Pangkalan

Pemkot Yogyakarta Dongkrak Kunjungan Wisatawan melalui Festival Prawirotaman

Bangkok Dinobatkan sebagai Kota Workcation Terbaik Dunia 2026

Pemerintah Kabupaten Natuna Salurkan Air Bersih kepada Warga Terdampak Kekeringan

Bikin Geger! Robot Humanoid Kalahkan Rekor Dunia Lari 100 Meter Putra di Beijing

Tim SAR Gabungan Temukan Seorang ABK yang Hilang di Sungai Musi

Film “Pangku” Raih Tiga Penghargaan Terpuji di Ajang Festival Film Bandung

De Zerbi Minta Maaf atas Kekalahan Tottenham dari Brentford

IKM Fesyen & Kriya Tumbuh 2x Lipat! Kemenperin Genjot Digital Biar Naik Kelas

Bantu Warga Korban Kebakaran Desa Adat Sade, Kemenpar Siagakan Poltekpar Lombok

Tabrakan Beruntun di Tol Senayan, Dua Orang Alami Luka-luka

Dinas Pertanian Kabupaten Lebak: Panen Durian dan Manggis Serap Ribuan Tenaga Kerja 

Belajar Bisnis dari Kisah Yohanes Membangun PepperJo

Libur Panjang Bikin Stasiun Jakarta Padat, 38.842 Penumpang Berangkat Naik Kereta

Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan

Kerajinan Badui Banjir Pesanan di Bazar Harkop Harnas, UMKM Lokal Raup Omzet

Senangnya! Cerita Komik "Oki dan Nirmala dari Negeri Dongeng" akan Diangkat ke Layar Lebar!

'Perang Dagang' AS vs Kanada, PM Carney Umumkan Tarif Balasan untuk Produk-produk Amerika

Durian Melimpah di Lebak, Pedagang Raup Omzet hingga Rp50 Juta Sehari

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.