Kampanye Pemilu Diwarnai Perang Kata-kata Marcos vs Duterte

Rabu, 05 Mar 2025, 02:40 WIB

MANILA – Pemilu sela Filipina pada Mei mendatang seharusnya menjadi ajang perebutan kursi senat dan ribuan jabatan daerah. Namun, setelah satu bulan masa kampanye, pertarungan terberat justru terjadi bukan di antara para kandidat, melainkan oleh dua tokoh yang sangat vokal.

Pemilu 2025 telah menjadi pertarungan proksi antara petahana Presiden Ferdinand Marcos Jr, 67 tahun, dan pendahulunya, mantan Presiden Rodrigo Duterte, 79 tahun. Kedua pemimpin populis tersebut saling menyerang dalam pidatonya yang dimaksudkan untuk mendukung masing-masing kandidat senator, apalagi yang dipertaruhkan adalah masa depan klan dinasti mereka.

Ket. Foto: Presiden Ferdinand Marcos Jr (kiri) saat bertemu dengan mantan Presiden Rodrigo Duterte di Istana Malacanang di Manila pada Juni 2022 lalu. Kampanye pemilu paruh waktu Filipina saat ini telah menjadi pertarungan proksi antara Marcos Jr dan Duterte.  — Sumber: AFP/Francis R MALASIG

Putri Duterte, Sara Duterte, dimakzulkan sebagai wakil presiden oleh anggota parlemen yang bersekutu dengan Marcos Jr kurang dari sepekan sebelum dimulainya periode kampanye resmi pada 11 Februari lalu, yang dipandang sebagai referendum atas kepresidenan Marcos Jr. Sidang pemakzulan Duterte sendiri akan dimulai saat kongres baru bersidang pada Juli mendatang.

Pada Mei, warga Filipina akan memilih 12 dari 24 kursi senat, sementara sisanya akan diperebutkan dalam pemilihan umum 2028. Ada juga lebih dari 300 anggota kongres dan ribuan pejabat daerah di setiap provinsi, kota, dan kota kecil yang ikut serta dalam pemilihan umum.

Marcos Jr sendiri melancarkan serangan pembuka terhadap keluarga Duterte pada rapat umum pembukaan kampanye calon senator yang didukung pemerintah di Kota Laoag, Filipina utara, di Ilocos Norte, sebuah wilayah yang merupakan basis keluarganya.

Menghadapi kerumunan sekitar 20.000 orang di arena yang dipenuhi pendukung yang mengenakan baju merah, Marcos Jr mengatakan bahwa memberikan suara kepada kandidat pilihannya juga merupakan bentuk penolakan terhadap kembalinya rezim Duterte yang “berdarah, korup, dan pro-Tiongkok”.

"Tidak ada warga Filipina yang ingin kembali ke pemerintahan seperti itu. Itulah sebabnya Anda harus yakin bahwa ketika kandidat kami terpilih menjadi anggota senat, mereka tidak akan berpartisipasi dalam kebijakan seperti ini yang telah kami tinggalkan dan tidak ingin kami lakukan lagi," kata Marcos Jr, sambil menghindari penyebutan apapun tentang pemakzulan Duterte. 

Tuduhan dan Ancaman

Sementara itu Duterte yang terkenal agresif, muncul dua hari kemudian saat peluncuran kampanye calon senator Partai Partido Demokratiko Pilipino-Lakas ng Bayan (PDP-Laban) di Kota San Juan, dekat Ibu Kota Manila.

Duterte sekali lagi menuduh penggantinya sebagai seorang pecandu narkoba, tuduhan yang sering dibantah oleh petahana presiden tersebut .

“Marcos Jr akan menjadi gila. Mungkin karena terus-menerus mengkonsumsi heroin, ia akan mencapai usia 80 tahun. Namun saat itu, ia tidak akan bisa bergerak. Ia hanya akan berdiri di kamarnya atau tidur,” kata Duterte.

Ia melanjutkan dengan bercanda bahwa ia akan membunuh senator petahana melalui ledakan bom untuk membantu memastikan kemenangan PDP-Laban.

Duterte lalu menuduh Marcos Jr berencana menjadi diktator dengan maksud untuk memberlakukan darurat militer seperti yang dilakukan ayahnya. Ia kemudian mengangkat isu pemakzulan putrinya untuk pertama kalinya, mendesak warga Filipina untuk memilih semua kandidat PDP-Laban guna membantu menggagalkan pencopotan Duterte dari jabatannya.

Hal ini mendorong kantor Presiden Marcos Jr untuk merilis pernyataan pada hari berikutnya yang menyebut Duterte sebagai “pabrik penyebar berita palsu”. ST/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Ilham Sudrajat

Berita Terbaru

Pengunjung Bromo Diserang Hipotermia, Prajurit Marinir Beri Pertolongan Pertama

Berenang di Danau, Bocah 8 Tahun di Louisiana Meninggal akibat Amuba Pemakan Otak

Dibangun Bersama Guru Disabilitas, Papan Tulis AI Buatan Siswa Bandung Raih Juara Google

Pertamina Lubricants Layani Ganti Oli Gratis untuk 1.000 Pengemudi Ojol

Atas Perintah Presiden Prabowo, Menhut Raja Antoni Turun Langsung Tangani Karhutla Kalbar.

Atasi Kekeringan di Lamongan, PU Normalisasi 1,6 KM Sungai & Kerahkan Pompa

Ekosistem Terbuka Dinilai Penting untuk Memperluas Penerapan Agentic AI

Genjot Literasi Pajak Generasi Muda, IKPI Gelar Lomba Cerdas Cermat Nasional

Rumah Sekunder Makin Terjangkau secara Riil, tetapi Stok Hunian Kian Terbatas

Trump Sebut Iran “Runtuh Total”, AS Siapkan “D-Day Ekonomi” untuk Teheran

81 Miles for Indonesia, XLSmart Hubungkan Negeri lewat 5G dan Semangat Berbagi

Kelola Penuaan Kulit secara Personal dengan Pendekatan Perawatan Berlapis

Yili Tebarkan Keceriaan HUT RI ke-81 kepada 2.000 Anak di Lima Rusun

Gokuniku Resmi Buka di Jakarta, Hadirkan “Japan’s Ultimate Meat Experience”

Pendakian Gunung Sindoro, KPALH Gandawesi Bawa Pesan Jaga Alam.

Lansia Terdampak Gempa Manggarai Jadi Perhatian, Khofifah Dorong Pendampingan Psikososial.

Pemprov DKI Boyong 23 UMKM Binaan ke Pameran CISMEF 2026 di Guangzhou Tiongkok

Mau Tahu Rahasia Kecantikan Kulit dan Rambut Korea, Saksikan di BXc 2 pada 27 Agustus Mendatang

Aplikasi GoPay Hadirkan Fitur DBL Indonesia, Meriahkan Kompetisi Basket Pelajar se-Indonesia

Wujud Kepedulian BUMN, TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.