Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Mensos Pastikan Seluruh Layanan Masyarakat Tetap Berjalan Prima 

📅 Kamis, 27 Feb 2025, 22:55 WIB | Oleh:
Mensos Pastikan Seluruh Layanan Masyarakat Tetap Berjalan Prima  Doc: Antara

Jakarta - Menteri Sosial Saifullah Yusuf memastikan seluruh layanan Kemensos hingga ke 31 sentra dan sentra terpadu milik Kementerian Sosial tetap memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

1740670900_03f85eed6456f99a19d1.jpg

"Meskipun ada efisiensi, layanan tetap jalan. Jadi untuk bansos tetap ada, kemudian untuk honor pendamping tetap ada yang non-ASN. Kemudian yang ketiga, layanan di sentra juga tetap ada," kata Mensos dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.

Hal itu disampaikan Mensos guna menjawab kekhawatiran yang timbul akibat diberlakukannya efisiensi anggaran, yang ditakutkan oleh sebagian besar masyarakat akan mempengaruhi program-program Kemensos.

"Di sini layanannya tetap buka. Terapi-terapi bagi penyandang disabilitas juga jalan. Jadi layanan tetap berjalan," katanya menegaskan.

Seperti yang terpantau di klinik pratama Sentra Budi Perkasa di Palembang, layanan berjalan sebagaimana biasa meski terjadi efisiensi anggaran.

"Alhamdulillah saya cek di beberapa tempat lain (UPT Kemensos lainnya), layanan juga tetap berjalan," ujarnya.

Sementara itu, guna menjawab semakin kompleksnya permasalahan dan kebutuhan di masyarakat, Kemensos saat ini telah membuka akses multi layanan yang diberikan di setiap sentra dan sentra terpadu yang tersebar di 31 titik di seluruh Indonesia, termasuk di Sentra Budi Perkasa Palembang melalui klinik pratama.

Ia menerangkan layanan yang diberikan di klinik pratama Sentra Budi Perkasa Palembang meliputi fisioterapi, terapi okupasi, terapi wicara, pemeriksaan umum dan tindakan, layanan farmasi, ruang pojok asi, dan ruang sterilisasi.

"Harus rajin-rajin ke sini bu. Itu ada terapi, layanan ini gratis. Mudah-mudahan sehat, terapi terus biar bisa sehat lagi ya," kata Mensos.

Pada kesempatan itu, Mensos turut menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) kepada 11 penerima manfaat. Adapun alat bantu disabilitas yang diserahkan berupa tangan palsu, orthosis kaki palsu kiri-kanan, kursi roda standar, kursi roda cerebral palsy (CP), dan ankle foot orthosis.

"Bagi teman-teman kita yang sakit, mereka-mereka yang fungsi sosialnya tidak utuh maka akan mendapatkan layanan rehabilitasi sosial seperti ini. Namun bagi yang fungsi sosialnya utuh, mereka harus pindah ke pemberdayaan dan digraduasi untuk berdaya dan mandiri," kata Mensos.

Pada kesempatan yang sama, Mensos juga menyalurkan bantuan Atensi kewirausahaan yang akan menjadi batu loncatan para penerima manfaat untuk keluar dari jerat kemiskinan.

"Artinya mereka dibantu kebutuhan-kebutuhan dasarnya, selanjutnya mereka harus didorong untuk meningkat ke pemberdayaan dan digraduasi," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.