• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Studi: Pola Pernapasan Ter...

Studi: Pola Pernapasan Ternyata Bisa Jadi Tanda Deteksi Alzheimer

Rabu, 26 Feb 2025, 19:15 WIB

JAKARTA - Dalam studi inovatif terkini yang diterbitkan Brain Communications, mengungkapkan bahwa pola pernapasan bisa menjadi tanda awal sebagai deteksi dini penyakit Alzheimer.

Mengutip dalam laporan Medical Daily, pada Rabu (26/2), penyakit Alzheimer dapat mempengaruhi kondisi yang berdampak pada memori dan fungsi kognitif.

Ket. Foto: — Sumber: ANTARA/Shutterstocks

Dalam studi tersebut para peneliti menyarankan bahwa laju pernapasan yang lebih tinggi bisa menjadi tanda awal Alzheimer yang dapat membantu mengidentifikasi penyakit ini sebelum gejala yang lebih jelas muncul.

Penelitian ini membandingkan kadar oksigenasi otak, denyut jantung, gelombang otak, dan upaya pernapasan dari 19 pasien Alzheimer dengan 20 orang tanpa Alzheimer.

Hasilnya menunjukkan bahwa orang dengan penyakit Alzheimer bernapas sekitar 17 kali per menit sementara kelompok kontrol memiliki laju pernapasan 13 napas per menit.

Para peneliti menjelaskan bahwa neurodegenerasi akibat penyakit Alzheimer terkait dengan perubahan pola oksigenasi otak.

"Alzheimer dapat diduga terjadi akibat otak tidak mendapat nutrisi yang cukup melalui pembuluh darah (sistem vaskular)," kata penulis utama Aneta Stefanovska dalam rilis berita.

"Sistem pembuluh darah dan otak bekerja sama untuk memastikan otak menerima energi yang cukup. Faktanya, otak membutuhkan sebanyak 20 persen dari keseluruhan konsumsi energi tubuh meskipun hanya menyumbang sekitar 2 persen dari berat tubuh," kata Dr. Bernard Meglic, koordinator klinis penelitian tersebut.

Hal ini lantaran frekuensi pernapasan saat istirahat pada penderita Alzheimer secara signifikan lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tidak mengalami kondisi tersebut, temuan ini menunjukkan kemungkinan mendeteksi Alzheimer melalui teknik yang sederhana, non-invasif, dan murah.

Namun, laju pernapasan saja mungkin tidak cukup untuk mendiagnosis penyakit Alzheimer, karena banyak faktor lain yang dapat memengaruhi fungsi pernapasan seseorang, para peneliti percaya penemuan mereka dapat membuka pintu ke area baru dalam deteksi dini dan penelitian masa depan.

"Ini adalah penemuan menarik, menurut saya, penemuan revolusioner yang dapat membuka dunia baru dalam studi penyakit Alzheimer. Kemungkinan besar ini mencerminkan peradangan, mungkin di otak, yang jika terdeteksi mungkin dapat diobati dan kondisi Alzheimer yang parah dapat dicegah di masa mendatang," Stefanovska menambahkan. Ant/I-1

Redaktur: Ilham Sudrajat

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Perang Dagang AS-Kanada Memanas: Mark Carney Siapkan Bea Masuk Produk Washington

Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Tampil Menawan Bersama Chelsea Jelang Laga Lawan Fulham

Karya Tangan Badui Unjuk Gigi di Bazar Harkop Harnas 2026

Jelang Laga Kontra Liverpool, Newcastle United Resmi Perluas Kapasitas St James' Park

Musim Durian Tiba, Kantong Warga Lebak Ikut Berbuah

3 Tantangan Berat Trent Alexander-Arnold Usai Putuskan Hengkang dari Liverpool

Virus Zika Jadi Sorotan, Dispar Bali Minta Wisman Tetap Santai Berwisata

PLN dan YBM PLN Hadirkan Layanan Kesehatan hingga Promo Tambah Daya untuk Warga Lenteng Agung.

Era AI Datang, Wamenekraf Tantang Desainer Tingkatkan Kompetensi hingga Bisnis

Bukan Lagi Sekadar Cangkul, Teknologi Bantu Petani Bantul Kelola 200 Hektare Lahan Bawang Merah

Wali Kota Jakarta Barat Beri Penghargaan kepada PLN atas Kontribusi Cegah Kebakaran.

Pesawat Listrik Terbesar Dunia X1 Sukses Terbang Perdana, Biaya Cas Cuma Rp88 Ribu!

Siagakan 93.782 Ton Beras, Bulog Antisipasi Krisis Pangan Pascagempa NTT

PLN Hadir di Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Ada Promo Merdeka Daya Diskon 50 Persen

Ganjil Genap Jakarta Ditiadakan Selasa 25 Agustus 2026, Ini Daftar 25 Ruas Jalan

Beroperasi 26 Agustus 2026, Ini Daftar 5 Stasiun Baru LRT Jakarta Kelapa Gading-Manggarai

TPOS Gedebage Ditargetkan Rampung 2027, Bandung Siapkan Teknologi Baru Olah 300 Ton Sampah per Hari

Desainer Masa Depan Wajib Kuasai AI hingga Bisnis, Kampus Diminta Jadi Ruang Eksperimen Kreatif

Bapemperda DKI Minta Naskah Akademik 16 Ranperda Prioritas 2027 Disiapkan Sejak Awal

Kemenhut Kerahkan 1.000 Polisi Hutan untuk Padamkan Karhutla di Kalimantan

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.