Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ruben Amorim Ungkap Soal Kebijakan Efisiensi Manchester United

📅 Rabu, 26 Feb 2025, 02:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ruben Amorim Ungkap Soal Kebijakan Efisiensi Manchester United Doc: AFP/OLI SCARFF
Ket. Pelatih Manchester United Ruben Amorim

JAKARTA - Pelatih Manchester United Ruben Amorim angkat suara terkait langkah klub menerapkan kebijakan efisiensi, termasuk memecat 150-200 pegawai, sebagai bagian dari transformasi untuk menyehatkan keuangan klub.

"Kami harus mengatasi semua masalah di klub ini. Masalah terpenting adalah bagaimana kami bisa berada dalam situasi ini," kata Amorim dalam laman United pada Senin (24/2).

Menurut Amorim, situasi ini terjadi karena tim tidak lagi sukses dalam beberapa tahun terakhir sehingga mempengaruhi keuangan klub itu.

“Tim ini mesin dari klub. Saya ingin membuat tim ini lebih baik dan meraih kesuksesan," lanjut pelatih asal Portugal itu.

United telah melakukan sejumlah penghematan, termasuk dengan menutup kantin mereka dan hanya memberikan buah-buahan kepada para pegawai.

CEO United, Omar Berrada, mengatakan pihaknya bertanggung jawab untuk meletakkan United pada posisi terkuat pada sektor sepak bola putra, putri, dan akademi.

Untuk itu, langkah-langkah transformasi harus dilakukan, termasuk merumahkan sejumlah pegawai.

“Kami telah kehilangan uang selama lima tahun terakhir berturut-turut. Hal ini tidak boleh diteruskan. Dua prioritas utama kami sebagai klub adalah mengantarkan kesuksesan di lapangan untuk penggemar kami dan meningkatkan fasilitas-fasilitas kami. Kami tidak dapat berinvestasi pada tujuan-tujuan itu jika kami terus kehilangan uang,” imbuh dia.

Berrada juga menjanjikan bahwa pada akhir proses transformasi, United akan menjadi lebih kuat untuk berprestasi di dunia sepak bola dan memperbaiki fasilitas, sembari tetap mematuhi aturan-aturan UEFA dan Liga Inggris.

Setan Merah saat ini menduduki posisi ke-15 di klasemen Liga Inggris, berpeluang kehilangan uang hadiah sebesar 20 miliar pound bila masih berada di posisi itu pada akhir musim. Ant/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

Hari Santri Nasional

1 jam lalu | Ones

Nasional
Hari Santri Nasional

Akses permodalan UMKM melalui KUR

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Akses permodalan UMKM melal...
Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.