Terbentuk Karena Ledakan?

Selasa, 25 Feb 2025, 06:15 WIB

Kawah misterius meledak di lapisan tanah beku pada 21 tahun yang lalu, yang berada sebuah kawah misterius di Kutub Utara, Siberia, Rusia. Apakah Kawah Savonoski (Savonoski Crater) di Alaska yang terbentuk seperti kawah terbentuk karena ledakan?

1740412238_fd0b3b497f5e9052a255.jpg

Ket. Foto: — Sumber: USGS

NPS photograph by Kaiti Critz

Kawah di Siberia tersebut membentuk lubang bergerigi besar selebar ratusan kaki, dengan lubang yang dalam. Kawah itu dikelilingi oleh bongkahan tanah dan es yang sangat besar, bukti kekuatan dahsyat yang menciptakannya.

Sejak 2014, lebih dari 20 kawah seperti itu telah meledak, menandai bentang alam terpencil Semenanjung Yamal. Di Gydan di Siberia barat laut yang adalah lubang terbaru yang ditemukan pada bulan Agustus 2024.

Kawah-kawah itu telah menarik perhatian sekaligus membingungkan para ilmuwan, yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun mencoba mengungkap bagaimana kawah itu muncul. Serangkaian hipotesis telah muncul, termasuk teori yang lebih liar seperti hantaman meteor atau bahkan alien.

Sekelompok insinyur, fisikawan, dan ilmuwan komputer mengatakan mereka telah menemukan penjelasan baru. Temuan mereka, yang dituangkan dalam sebuah studi yang diterbitkan bulan lalu, menunjukkan bahwa itu adalah campuran dari perubahan iklim yang disebabkan manusia dan geologi wilayah yang tidak biasa.

Para ilmuwan pada umumnya sepakat bahwa kawah terbentuk ketika gas yang terperangkap di bawah tundra termasuk metana yang memanaskan planet menumpuk di bawah tanah, menyebabkan gundukan muncul di permukaan. Ketika tekanan di bawah melebihi kekuatan tanah di atas, gundukan itu meledak, menyemburkan gas.

Yang masih menjadi perdebatan adalah mekanisme yang lebih spesifik tentang bagaimana tekanan terbentuk, dan dari mana tepatnya gas itu berasal. Tim di balik penelitian baru itu memutuskan untuk mendekati pertanyaan-pertanyaan itu seperti pekerjaan detektif, kata Ana Morgado, seorang penulis studi dan insinyur kimia di Universitas Cambridge.

Mereka pertama-tama mempertimbangkan apakah ledakan itu mungkin reaksi kimia, tetapi ini dengan cepat dikesampingkan. “Tidak ada pelaporan apa pun yang terkait dengan pembakaran kimia,” kata Morgado.

1740412238_5a71a0bb03c8316d87ca.jpg

Foto: USGS

Apa yang ditemukan para peneliti berkisar pada geologi kompleks dari bagian Siberia ini. Di bawah tanah terdapat lapisan tanah beku yang tebal gumpalan tanah, batu, dan sedimen yang disatukan oleh es. Di bawahnya terdapat lapisan “hidrat metana,” bentuk padat metana.

Di antara keduanya terdapat kantong-kantong air asin yang tidak beku setebal sekitar 3 kaki yang disebut “kriopeg.” Karena perubahan iklim menyebabkan suhu yang lebih hangat, lapisan atas tanah mencair, menyebabkan air menetes ke bawah melalui lapisan tanah beku dan masuk ke dalam kriopeg, meresap ke dalam lapisan asin ini, menurut penelitian tersebut.

Masalahnya, tidak ada cukup ruang untuk air tambahan, sehingga kriopeg membengkak, tekanan meningkat, dan tanah retak, menyebabkan retakan di permukaan. Retakan ini menyebabkan penurunan tekanan yang cepat di kedalaman, merusak hidrat metana, dan menyebabkan pelepasan gas yang eksplosif.  hay

  • Kawah Savonoski
  • Taman Nasional Katmai Alaska

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Program-program Unggulan Gorontalo akan Menuju Laut

Banjarmasin 5 Abad, Festival Tari Jadi Cara Rawat Tradisi Banjar

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.