Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Trump Pangkas Pengeluaran AS, Ribuan Pekerja USAID akan Dipecat

📅 Senin, 24 Feb 2025, 09:46 WIB | Oleh: Tim Penulis
Trump Pangkas Pengeluaran AS, Ribuan Pekerja USAID akan Dipecat Doc: AFP
Ket. Hakim Pengadilan Distrik AS yang ditunjuk Presiden Donald Trump, mengakhiri penangguhan rencana memberikan cuti kepada ribuan pekerja di USAID.

WASHINGTON - Sebagian besar karyawan USAID akan diberhentikan atau dipecat pada pada Minggu (23/2) tengah malam, kata lembaga bantuan itu, sementara pemerintahan Presiden Donald Trump terus memangkas pengeluaran pemerintah.

Sekitar 1.600 pekerja yang berkantor di Amerika Serikat akan diberhentikan dalam upaya "pengurangan tenaga kerja", menurut pemberitahuan di situs web Badan Pembangunan Internasional AS (USAID).

Semua staf lain yang dipekerjakan langsung oleh USAID di seluruh dunia akan diberi cuti administratif, kecuali mereka yang bertanggung jawab atas "fungsi misi kritis, kepemimpinan inti dan/atau program yang ditunjuk secara khusus."

Langkah tersebut merupakan upaya Trump untuk membubarkan USAID, yang memiliki lebih dari 10.000 karyawan dan mengoperasikan serangkaian program kemanusiaan dan pembangunan di seluruh dunia.

Badan tersebut mengumumkan awal bulan ini bahwa semua staf akan diberi cuti administratif, sebuah arahan yang menghadapi tantangan hukum.

Namun pada hari Jumat, seorang hakim federal mencabut perintah penghentian pelaksanaan rencana pemerintahan Trump untuk melemahkan USAID. 

Dalam pernyataannya pada hari Minggu, badan tersebut mengatakan staf yang tersisa yang diharapkan tetap bekerja akan diberitahu oleh manajemen paling lambat pukul 5.00 sore (2200 GMT) hari itu.

USAID menambahkan, pihaknya akan mendanai biaya perjalanan pulang bagi staf yang bertugas di luar negeri.

"Pada minggu mendatang, kami akan memberikan perincian tentang cara mengambil barang-barang pribadi dari bekas ruang kerja USAID dan mengembalikan perangkat yang dikeluarkan pemerintah," katanya.

Trump dan sekutunya, termasuk miliarder Elon Musk, menuduh USAID penuh dengan "penipuan," tetapi sedikit bukti diberikan atas tuduhan tersebut.

Anggarannya lebih dari 40 miliar dollar AS diamanatkan oleh Kongres, dengan program-programnya, dari tata kelola hingga bantuan pangan untuk menyelamatkan nyawa.

Badan yang telah berdiri puluhan tahun ini, selama bertahun-tahun, menghadapi kritik di sektor bantuan karena biaya overhead-nya dan pertanyaan tentang apakah beberapa programnya mencapai tujuannya.

Namun, USAID juga telah menjadi alat utama AS dalam "soft power" global, kemampuan suatu negara untuk membujuk negara lain melalui daya tariknya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Bahlil Pasang Rem Industri Nikel, Smelter Setengah Jadi Bisa Dimoratorium
    Langkah moratorium smelter setengah jadi ini memang sudah ...
  • Profil Empat Nama Pemain Tambahan Timnas yang Akan Direkrut untuk Piala Asia 2027
    Timnas bakal lebih tajam dengan tambahan pemain ini ...
  • Industri Tekstil RI Kalah Canggih dari China, Menperin Sarmuji Bongkar Biang Keroknya
    Langkah Kemenperin memprioritaskan restrukturisasi mesin yang telah berusia ...
  • Pasar Makin Prospektif, Kemenperin Pacu Industri Mainan Tembus Pasar Global
    Pencapaian ekspor mainan yang menembus USD 351,8 juta ...
  • Industri Mesin Diperkuat, Indonesia Tak Mau Terus Bergantung Impor
    Langkah strategis Ditjen ILMATE Kemenperin yang disampaikan oleh ...

Pejabat Diduga Minta Uang Buka Blokir Lahan Milik Summarecon

30 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pejabat Diduga Minta Uang B...
Luar Negeri
Hadiah Nobel Perdamaian Tah...

Pulogadung-Kelapa Gading Tahun Depan Akan Tembus  

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pulogadung-Kelapa Gading Ta...

Jaga Keamanan Negara Mulai dari Kawasan Perbatasan

50 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jaga Keamanan Negara Mulai ...

Dua Pembunuh Wanita Ditangkap, Tempat Kos Tak Lagi Aman?

59 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Dua Pembunuh Wanita Ditangk...
Olahraga
Mandalika Diharapkan Membaw...
Advertisement
Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

Messi vs Maradona: Siapa yang Punya Karier Terbaik Bersama Timnas Argentina?

09 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.