Bahasa Daerah Bisa Tingkatkan Pemahaman Pembelajaran
Minggu, 23 Feb 2025, 21:29 WIBJAKARTA - Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Hafidz Muksin, mengatakan, bahasa daerah bisa meningkatkan pemahaman pembelajaran. Dia menyebut ada kajian yang menunjukkan penyampaian pelajaran di jenjang awal dengan bahasa daerah dapat meningkatkan pemahaman anak.
"Tidak hanya proses membaca, namun memahami dan mengaktualisasikan hal yang dipelajari," ujar Hafidz, dalam keterangan resminya, Jumat (21/2).
Dia menjelaskan, Peran bahasa daerah adalah sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan, khususnya terhadap anak-anak-anak didik. Pihaknya turut memperingati Hari Bahasa Ibu Internasional (HBII) sebagai wujud komitmen UNESCO untuk terus melahirkan peradaban dunia khususnya bahasa daerah agar tetap lestari.
"Dalam hal ini, bahasa daerah dapat dimanfaatkan sebagai bahasa pengantar pendidikan di tahap awal,â jelasnya.
Sebagai informasi, HBII 2025 mengusung tema âBahasa Daerah Mendukung Pendidikan Bermutu untuk Semuaâ, dengan rangkaian acara yang berlangsung pada 20 s.d. 27 Februari 2025 di berbagai provinsi di Indonesia. Peringatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya bahasa ibu dalam pendidikan, mendorong penerapan pendidikan multibahasa, serta memperkuat pelestarian bahasa daerah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menegaskan bahwa pelestarian bahasa daerah adalah bagian dari amanat konstitusi sekaligus cerminan identitas bangsa yang kaya akan budaya. Pihaknya memiliki visi besar Pendidikan Bermutu untuk Semua, yang salah satu program prioritasnya adalah pengembangan dan pemajuan bahasa Indonesia, kesastraan, dan berbagai budaya yang dimiliki.
âDalam rangka peringatan Hari Bahasa Ibu Internasional, kami sepenuhnya mendukung kegiatan dan program yang dilaksanakan oleh Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, yang menjadi bagian dari program kami untuk tetap melestarikan bahasa-bahasa daerah,â katanya.
Dia menekankan peran bahasa sebagai identitas bangsa. Indonesia mempunyai bahasa Ibu yang kaya, tetapi juga mempunyai bahasa Indonesia yang menyatukan.
âSemoga kita semua senantiasa memiliki komitmen dan kesadaran bersama untuk berusaha memajukan bahasa Indonesia dan tetap melestarikan bahasa daerah, bahasa Ibu, bahasa yang mewujudkan kekayaan budaya,â tuturnya.
- bahasa daerah
- Abdul Mu'ti
- Mendikdasmen
- kemendikdasmen
Redaktur: Sriyono
Penulis: Muhamad Ma'rup
Berita Terkait:
-
Sektor Ritel Jakarta Bertransformasi ke Era Experience-led Retail
-
MRT Lagi Gembira, Hari Ini Ultah Memberlakukan Tarif Hanya Rp243
-
Perang Iran, Wali Kota Malang Berangkat ke Kantor Naik Sepeda
-
Telkomsel Dukung Peran Perempuan di Bidang STEM Lewat Program PromptHer, Rayakan Hari Kartini dengan Pelatihan AI untuk Perempuan di Jabodetabek
-
Harga Gas Eropa Melonjak Naik 70 Persen Pasca Konflik Timur Tengah
-
Belanja Militer Global Capai Rekor 2,89 Triliun Dollar AS
-
Nggak Was-Was Lagi Lewat Manyar Gresik, Kemen PU Jamin Jembatan Baru Kelar Agustus 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.