Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

SAR cari pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Manglayang

📅 Rabu, 19 Feb 2025, 16:45 WIB | Oleh:
SAR cari pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Manglayang Doc: ANTARA/HO-SAR Bandung
Ket. Petugas Kantor SAR Bandung bersiap melakukan pencarian pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Manglayang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa (18/2).

Sumedang -- Kantor SAR Bandung menurunkan tim untuk mencari seorang pendaki yang dilaporkan hilang di Gunung Manglayang, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Selasa.

Kepala Kantor SAR Bandung Ade Dian Permana mengatakan satu tim sudah bergerak menuju lokasi jalur pendakian untuk mencari pendaki seorang laki-laki Wendi Ibnu Al Farizi (23) warga Bandung.

"Kantor SAR Bandung memberangkatkan satu tim rescue menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pencarian," kata Ade.

Ia menuturkan Kantor SAR Bandung mendapatkan laporan adanya seorang pendaki diduga tersesat di Gunung Manglayang, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang.

Selanjutnya Kantor SAR berkoordinasi dengan petugas Pos Pendakian Barubeureum untuk mengecek registrasi pendakian Gunung Manglayang dan tercatat melakukan pendakian di pos tersebut.

"Terkonfirmasi bahwa survivor memang teregistrasi di Pos Barubeureum," kata Ade.

Ia menyampaikan informasi yang dihimpun Kantor SAR Bandung bahwa korban tiba di Pos Barubeureum pada Minggu (16/2) malam yang diantar oleh saudaranya.

Sebelum melanjutkan pendakian sendirian, kata Ade, korban sempat menyampaikan pesan kepada saudaranya jika tidak memberikan kabar sampai Senin (17/2) maka meminta tolong untuk diberitahukan kepada keluarganya.

"Hingga saat ini survivor belum turun dan diduga masih berada di puncak Gunung Manglayang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...

KPK Berharap Nusron Wahid Kooperatif

31 menit yang lalu | Ones

Nasional
KPK Berharap Nusron Wahid K...

Capaian realisasi investasi nasional

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Capaian realisasi investasi...

Dua tahun pemerintahan Prabowo

39 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Dua tahun pemerintahan Prabowo
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.