Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Surakarta selesaikan penataan Kampung Batik Kauman

📅 Rabu, 19 Feb 2025, 21:50 WIB | Oleh:
Pemkot Surakarta selesaikan penataan Kampung Batik Kauman Doc: ANTARA/Aris Wasita
Ket. Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa meninjau Kampung Wisata Batik Kauman Solo, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Solo, 19/2 - Pemerintah Kota Surakarta telah menyelesaikan penataan Kampung Wisata Batik Kauman yang pengerjaannya dilakukan sejak pertengahan tahun 2024.

Wali Kota Surakarta Teguh Prakosa di Solo, Jawa Tengah, Rabu, berharap dengan selesainya penataan tersebut, semakin banyak pengunjung yang datang ke Kampung Kauman.

"Saya baru bisa menengok, hasilnya luar biasa. Tinggal masyarakat menambahkan pernak-pernik lain yang menarik, ada narasi dan filosofinya. Jangan asal menambah sesuatu yang tidak ada maknanya," katanya.

Ia berharap ke depan kampung wisata tersebut dapat makin terintegrasi dengan Masjid Agung Surakarta karena berada dalam satu kawasan.

"Artinya kekuatan kawasan kampung wisata tidak hanya batik tapi juga mengangkat tradisi dan budaya yang ada, seperti tradisi Islami yang sudah mengakar dengan Keraton Kasunanan Surakarta dan tradisi Mataram Islam," katanya.

Dengan demikian, walaupun makin modern, dengan adanya tempat wisata tersebut Solo tetap berkomitmen menjaga tradisi lokal.

"Walau sudah ada modernisasi, kampung di sini tetap menghargai budaya asli dan suasana Islami," katanya.

Sementara itu, penataan Kampung Wisata Batik Kauman menggunakan anggaran yang bersumber dari dana hibah Uni Emirat Arab (UEA) untuk Kota Solo.

Untuk anggaran yang digunakan sebesar Rp3,47 miliar. Beberapa titik yang dilakukan penataan yakni perbaikan drainase, peningkatan jalan dan penataan koridor.

Selain itu, ada penambahan ornamen seperti lampu hias dan paving bermotif batik Kawung.

Pengelola Kampung Wisata Batik Kauman Gunawan Setiawan berharap dengan adanya penataan tersebut akan makin banyak wisatawan yang berkunjung.

"Dengan adanya penataan ini jalanan jadi rapi. Sebelumnya jalanan rusak. Harapannya ini makin memberikan kenyamanan bagi masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

29 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

38 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.