Petani Natuna produksi 135 ton cabai pada 2024

Senin, 17 Feb 2025, 21:21 WIB

Natuna, 17/2  - Petani di wilayah perbatasan, yakni Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, berhasil memproduksi cabai sebanyak 135,7 ton pada tahun 2024.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Natuna, Wan Sazali dikonfirmasi dari Natuna, Senin, mengatakan bahwa jumlah produksi tersebut dihasilkan oleh petani di 15 kecamatan. Jumlah demikian, lebih banyak dari 2023 yang mencapai 123 ton.

Ket. Foto: Ilustrasi cabai — Sumber: ANTARA/Muhamad Nurman

Ia menjelaskan, jumlah tersebut merupakan total dari tiga jenis cabai, yaitu cabai rawit, cabai besar, dan cabai keriting.

"Produksi cabai besar mencapai 18 kuintal, cabai keriting 648,10 kuintal, dan cabai rawit 690,90 kuintal, total 1.357 kuintal. Jika dikonversi ke satuan ton, totalnya sekitar 135,7 ton," ucap dia.

Keberhasilan ini merupakan dampak positif dari stimulus berupa bantuan, baik dalam bentuk pupuk maupun benih, yang diberikan oleh pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten.

Ia berharap pada 2025, produksi cabai semakin meningkat, sejalan dengan salah satu program prioritas pemerintah, yaitu swasembada pangan, yang berfokus pada ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.

"Kami berharap para petani terus bersemangat, dan Insya Allah, melalui program Asta Cita yang dicanangkan oleh Bapak Presiden, kesejahteraan petani dapat terwujud," ujar dia

Di tempat terpisah, Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DKPP Kabupaten Natuna Arizatin mengatakan bahwa produksi cabai di 2024 ditanam pada lahan seluas 67,65 hektare, dengan rincian cabai besar di lahan 0,4 hektare, cabai keriting di lahan 21,6 hektare dan cabai rawit di lahan 45,65 hektare

"Untuk luas panen, cabai besar mencapai 0,4 hektare, cabai keriting 31,05 hektare, dan cabai rawit 49,63 hektare. Secara total, luas panen aneka cabai mencapai 81,08 hektare," ujar dia.

Dari hasil panen tersebut, petani Natuna mampu memenuhi 47 persen kebutuhan cabai masyarakat setempat, yang mencapai 288,1 ton per tahun.

"Kebutuhan cabai merah mencapai 86,1 ton, cabai hijau 24,6 ton, dan cabai rawit 175,3 ton, dengan total keseluruhan 286,1 ton," ucap dia.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Iran Ancam Anggap Musuh Siapa Pun yang Ikut Blokade Ekonomi AS

Kanada Balas Tarif Trump, Siap Bidik Baja hingga Elektronik AS

Tragedi Shalat Jumat di Nigeria: Masjid Diserbu Geng Motor, 60 Jemaah Raib Diculik

Modus Baru, Penipu di Kamboja Jual Jasa 'Anti-Banned' untuk Kuras Data Medsos

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.