• Home
  • navigasi panah1
  • Rona
  • panah2
  • Mengungkap Banyak Cerita A...

Mengungkap Banyak Cerita Alkitabiah

Kamis, 13 Feb 2025, 06:15 WIB

Karya-karya sastra Mesopotamia yang menggunakan aksara paku (cuneiform) sama sekali tidak dikenal hingga pertengahan abad ke-19 hingga empat orang berkontribusi dalam pengungkapannya/ Terjemahan teks Mesopotamia karya Rawlinson pertama kali dipresentasikan ke Royal Asiatic Society of London pada tahun 1837 dan sekali lagi pada tahun 1839.

1739373675_a26488e9e8e05bd2ecef.jpg

Ket. Foto: — Sumber: AFP

Foto: AFP

Pada tahun 1846, ia bekerja sama dengan arkeolog Austen Henry Layard dalam penggaliannya di Niniwe dan bertanggung jawab atas terjemahan paling awal dari perpustakaan Ashurbanipal yang ditemukan di situs tersebut.

Orang kedua adalah Edward Hincks berfokus pada aksara paku Persia, menetapkan polanya dan mengidentifikasi vokal di antara kontribusinya yang lain. Sedangkan Jules Oppert mengidentifikasi asal-usul aksara paku dan menetapkan tata bahasa aksara paku Asyur.

Sementara George Smith bertanggung jawab untuk menguraikan The Epic of Gilgamesh dan, pada tahun 1872, yang terkenal, versi Mesopotamia dari Kisah Banjir, yang hingga saat itu dianggap asli dari Kitab Kejadian dalam Alkitab.

Banyak teks Alkitab dianggap asli hingga aksara paku diuraikan. Kejatuhan Manusia dan Banjir Besar dipahami sebagai peristiwa harfiah dalam sejarah manusia yang didiktekan oleh Tuhan kepada penulis (atau penulis-penulis) Kitab Kejadian, tetapi sekarang diakui sebagai mitos Mesopotamia yang telah dibumbui oleh para juru tulis Ibrani dari Mitos Etana dan Atrahasis.

Kisah alkitabiah tentang Taman Eden sekarang dapat dipahami sebagai mitos yang berasal dari Enuma Elish dan karya-karya Mesopotamia lainnya. Kitab Ayub, jauh dari sekadar kisah sejarah aktual tentang penderitaan yang tidak adil dari seorang individu, sekarang dapat diakui sebagai motif sastra yang termasuk dalam tradisi Mesopotamia setelah ditemukannya teks Ludlul-Bel-Nemeqi sebelumnya yang menceritakan kisah serupa.

Ketika George Smith menguraikan aksara paku, ia secara dramatis mengubah cara manusia memahami sejarah mereka. Konsep dewa yang sekarat dan bangkit kembali yang turun ke dunia bawah dan kemudian hidup kembali, disajikan sebagai konsep baru dalam Injil Perjanjian Baru, sekarang dipahami sebagai paradigma kuno yang pertama kali diungkapkan dalam literatur Mesopotamia dalam puisi The Descent of Inanna.

1739373676_c17704900f16eb072c48.jpg

Foto: AFP

Model dari banyak narasi Alkitab, termasuk Injil, sekarang dapat dibaca berdasarkan penemuan literatur naru Mesopotamia yang mengambil tokoh dari sejarah dan menghiasi prestasinya untuk menyampaikan pesan moral dan budaya yang penting.

Sebelum waktu ini, seperti yang telah disebutkan, Alkitab dianggap sebagai buku tertua di dunia, dan Kidung Agung dianggap sebagai puisi cinta tertua, tetapi semua itu berubah dengan penemuan dan penguraian aksara paku.  hay

  • Aksara Paku

Redaktur: Haryo Brono

Penulis: Tim Koran Jakarta

Berita Terbaru

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

Pemerintah Tunjuk Sejumlah Menteri Tangani Karhutla Per Wilayah

6 Cara Mudah Kurangi Kerutan di Wajah Tanpa Perlu Perawatan Mahal ke Klinik

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.