- Home
-
- Luar Negeri
-
- Indonesia Ajukan Diri Jadi...
Indonesia Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah AI Global South Forum
Kamis, 13 Feb 2025, 09:25 WIBJAKARTA - Pemerintah Republik Indonesia mengajukan diri menjadi tuan rumah penyelenggaraan AI (Artificial Intelligence) Global South Forum pada tahun depan.
Forum yang diselenggarakan UNESCO itu menjadi wahana pengembangan dan pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) bagi negara berkembang di Asia, Afrika, dan Pasifik Selatan.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria, dalam rilis pers yang diterima, Kamis (13/2), menyatakan bahwa usulan tersebut dilatari keberhasilan Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang berhasil menyelesaikan Readiness Assessment Methodology (RAM) UNESCO.
âKeberhasilan ini adalah bukti komitmen Indonesia dalam mengembangkan ekosistem kecerdasan artifisial (AI) yang bertanggung jawab dan beretika,â ucap dia usai pertemuan dengan Asisten Direktur Jenderal Bidang Ilmu Sosial dan Humaniora UNESCO Gabriela Ramos di Kantor UNESCO, Paris Prancis, Selasa (11/2) waktu setempat.
Menurut Nezar, pencapaian Indonesia dalam implementasi RAM menjadi salah satu pertimbangan dan bukti nyata kerja sama yang baik dengan UNESCO.
âKami juga menyampaikan terima kasih atas dukungan UNESCO yang memungkinkan Indonesia menyelesaikan RAM dengan cepat.Kami sangat berterima kasih atas dukungan UNESCO," ucap dia.
Menurut Nezar, kolaborasi antara Indonesia dan UNESCO semakin memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain kunci dalam pengembangan AI global.
âIndonesia siap berkontribusi untuk tata kelola AI yang inklusif dan berkelanjutan, serta menjadi inspirasi bagi negara-negara lain di dunia,â pungkas dia.
Sementara itu, Gabriela Ramos menyambut baik keinginan Indonesia untuk menjadi tuan rumah AI Global South Forum tahun depan. Dia mendorong Indonesia untuk segera mempersiapkan diri.
"Kami sangat mendukung inisiatif Indonesia untuk menjadi tuan rumah AI Global South Forum. Ini adalah kesempatan yang baik bagi Indonesia untuk menunjukkan perannya sebagai pemain kunci dalam pengembangan AI global," kata dia.
Gabriela memberikan apresiasi atas pencapaian Indonesia dan berharap Indonesia dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain. Bahkan dia mengajak para ahli AI Indonesia untuk berbagi pengetahuan dan mendukung negara lain dalam penyusunan RAM.
"Indonesia telah menunjukkan kepemimpinan yang luar biasa dalam pengembangan AI. Kami berharap Indonesia dapat terus berkontribusi dan berbagi pengalaman dengan negara-negara lain," kata dia.
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pencarian Nelayan yang Hilang di Perairan Batam oleh Tim SAR Gabungan
-
BEI Bidik Startup dan Industri Kreatif Ramaikan Bursa Saham
-
Dari A24 Jadi 'AI24'? Kolaborasi dengan Google DeepMind Picu Gelombang Kritik
-
Upacara Terakhir SD Kanisius Babadan Sebelum Libur
-
Polsek Imogiri dan Kasihan Intensifkan Patroli Malam, Antisipasi Kejahatan Jalanan di Bantul.
-
Pemancing Tewas Diserang Hiu di Queensland Australia
-
Xi Jinping Ingin AI Kuasai Seluruh Medan Perang, Tiongkok Siapkan Mesin Perang Masa Depan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.