Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kasus DBD Meningkat, Warga Jakarta Barat Diminta Waspada

📅 Rabu, 12 Feb 2025, 22:51 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kasus DBD Meningkat, Warga Jakarta Barat Diminta Waspada Doc: ANTARA
Ket. Seorang petugas melakukan pengasapan di kawasan permukiman, Kelurahan Grogol, Jakarta, Kamis (2/5/2024).

JAKARTA– Warga Jakarta Barat diminta mewaspadai ancaman demam berdarah dengue (DBD) pada musim hujan ini lantaran kasus yang kembali meningkat selama empat bulan terakhir.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari, dikonfirmasi di Jakarta, Rabu (12/2), menjelaskan musim hujan berpotensi terjadi peningkatan kasus DBD karena ada tempat untuk perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, penyebab demam berdarah. 

“Saat ada hujan, biasanya ada kecenderungan kasus akan meningkat. Karena otomatis ada terjadi genangan. Begitu ada genangan, ada tempat populasi yang untuk tumbuhnya jentik nyamuk Aedes aegypti. Pasti ada-lah kemungkinan kenaikan (kasus DBD),” kata dia. 

Terkait dengan tren peningkatan kasus DBD, dia mengatakan biasanya terjadi mulai musim hujan atau sekitar bulan Januari dan Februari. 

“Biasanya sih trennya akan mencapai puncak di Mei atau Juni. Biasanya kan secara umum ya. Setiap awal tahun akan mulai beranjak naik. Mencapai puncaknya di April, Mei gitu,” ujar dia. 

Untuk mengantisipasi DBD, warga perlu memeriksa tempat-tempat potensial jentik nyamuk berkembang biak dengan rutin melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di seluruh lingkungan permukiman, termasuk dalam rumah. 

“Warga harus paham gerakan satu rumah satu jumantik (juru pemantau jentik). Begitu ada genangan, harus dituntaskan. Mereka melakukan pemeriksaan sebagai jumantik mandiri. Itu sudah umum dilakukan oleh warga melalui kader-kader jumantik ataupun melalui puskesmas, dan dari unsur kader kelurahan juga,” demikian Erizon. 

Tercatat 3.724 kasus DBD di Jakarta Barat dengan eskalasi pada empat bulan terakhir, yakni Oktober 2024 tercatat 79 kasus, November (97), dan Desember (124), sedangkan Januari 2025 tercatat 177 kasus.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Promosi Judi Online Makin M...
Megapolitan
DPRD DKI Dorong Perluasan P...
Nasional
BPDLH: Alokasi Dana Abadi u...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.