Disnakkan Situbondo lakukan pengobatan hewan ternak terdampak banjir

Jumat, 07 Feb 2025, 21:32 WIB

Situbondo, 07/2 - Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakkan) Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, melakukan pengobatan secara gratis ratusan hewan ternak terdampak banjir bandang yang terjadi di beberapa wilayah setempat.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Situbondo Sulistiyani menyebutkan memberikan pengobatan sebanyak 305 ekor hewan ternak terdampak banjir yang terjadi sejak Senin (3/2) hingga Kamis (6/2).

"Hewan ternak terdampak banjir yang kami berikan pengobatan terdiri dari sapi, domba dan kambing," katanya saat dihubungi di Situbondo, Jawa Timur, Jumat.

Petugas kesehatan hewan Disnakkan, lanjut Sulistiyani, memberikan pengobatan jemput bola ke lokasi terdampak banjir untuk melakukan pengobatan dan memberikan vitamin pada hewan ternak yang terdampak banjir.

Ia menyampaikan pasca-banjir hewan ternak sapi, kambing dan domba rentan terkena penyakit, mulai karena stres, kedinginan bisa karena kandangnya rusak atau hanyut, sehingga mudah terserang penyakit.

"Selain pengobatan kami banyak memberikan vitamin, karena pasca-banjir hewan ternak stres, kedinginan, jadi kami beri vitamin supaya tulangnya kuat," tuturnya.

Hewan ternak terdampak banjir, baik itu sapi, kambing dan domba, rentan terserang penyakit di antaranya penyakit mulut dan kuku (PMK), diare, kembung, leptospirosis, cacingan, stres, demam, dan abses.

"Kalau ada sapi yang sakit, kami berikan obat anti-biotik, tapi yang paling banyak kami berikan vitamin," kata Sulistiyani.

Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Situbondo, sejak Senin (3/2) hingga Kamis (6/2), yakni di Kecamatan Kendit, Bungatan, Mlandingan, Jatibanteng, Banyuglugur.

Tercatat ada ribuan rumah rumah warga terdampak banjir bandang, dan puluhan rumah di antaranya rusak total dan bahkan rata dengan tanah.

Banjir bandang juga mengakibatkan ratusan hektare lahan pertanian di sejumlah kecamatan terancam gagal panen karena rata-rata tanaman padi terendam banjir.

Selain itu, banjir bandang juga memporak-porandakan infrastruktur jalan dan beberapa jembatan terputus.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Antara, Arif

Berita Terbaru

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

Tim Gabungan Tambah Kekuatan Personel untuk Padamkan Karhutla di Pelalawan Riau

Kesempatan Emas untuk UMKM! Pemkab Bandung Beri Pinjaman Rp10 Juta Tanpa Bunga

Erajaya Digital Hadirkan CMF Clip Pro di Indonesia, Usung Desain Open-Ear dan Audio Hi-Res

Guangdong Melirik Industri Motor Listrik Indonesia, Ada Potensi Besar!

Menkes Dorong Dokter Indonesia Perkuat Kolaborasi Internasional

BI: Transaksi QRIS Bebas Biaya Mulai 1 Oktober 2026

Mercedes-Benz Perbarui C-Class, Hadirkan Desain Lebih Tegas dan Teknologi AI

Harga BBM Pertamina, Shell, Vivo, dan BP Alami Penyesuaian

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.