Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puncak Hujan, Bendung Katulampa Bersiaga

📅 Sabtu, 01 Feb 2025, 04:05 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puncak Hujan, Bendung Katulampa Bersiaga Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Kondisi Bendung Katulampa, Kota Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/1).

BOGOR – Pengawas Bendung Katulampa Bogor waspada karena kawasan Puncak hujan. Namun hingga kemarin malam, tinggi muka air (TMA) dalam kondisi normal.

Pelaksana Bendung Katulampa, Andi Sudirman, di Kota Bogor, Jumat, mengemukakan, kemarin sepanjang hari dari pagi hingga sore debit limpasan ke bendung Katulampa berada di kisaran 22.200 liter per detik. “Tinggi muka air 40 centimeter dengan status normal,” kata Andi.

Kawasan wisata Puncak, Kabupaten Bogor, sejak pagi hingga sore hari kemarin terus diguyur hujan, namun agak ringan. Hujan terjadi beberapa kali dengan durasi yang tak lebih dari 30 menit.

Andi menjelaskan, TMA Bendung Katulampa dalam kondisi normal setelah sempat naik menjadi 110 centimeter atau status siaga 3 pada hari Selasa (28/1). Saat itu, kawasan Puncak yang merupakan hulu Sungai Ciliwung, diguyur hujan deras.

Penjabat Bupati Bogor, Bachril Bakri, mengingatkan kepada masyarakat yang tinggal di sepanjang Daerah Aliran Sungai Ciliwung selalu terjaga agar bisa sigap jika terjadi bencana. Sebab telah terjadi bencana alam banjir bandang Selasa (28/1) petang akibat luapan anak Sungai Ciliwung yang berdampak pada rumah warga di Desa Tugu Selatan, Cisarua.

Diketahui, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sebelumnya telah memperingatkan potensi cuaca ekstrem di wilayah Jawa Barat, termasuk Kabupaten Bogor, dalam beberapa hari ke depan. Intensitas hujan yang tinggi berpotensi memicu bencana seperti banjir dan longsor di sejumlah wilayah rawan. Ant/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

34 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

57 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.