Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ini Caranya, Wamentrans Optimistis Indonesia Dapat Jadi Lumbung Pangan Dunia

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 00:06 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ini Caranya, Wamentrans Optimistis Indonesia Dapat Jadi Lumbung Pangan Dunia Doc: ANTARA/HO-Kementerian Transmigrasi
Ket. Acara bertajuk ‘Outlook Agriculture KAHMI 2025’ yang berlangsung secara hibrid dan dihadiri oleh Wamentrans Viva Yoga Mauladi di KAHMI Center, Jakarta, Kamis (30/1/2025).

Jakarta - Wakil Menteri Transmigrasi (Wamentrans) Viva Yoga Mauladi menyatakan bahwa pihaknya optimistis Indonesia berhasil mewujudkan swasembada pangan sehingga mampu menjadi lumbung pangan dunia.

Melalui kerja keras yang dilakukan oleh semua pihak, ia percaya bahwa Indonesia tidak hanya akan sukses merealisasikan swasembada pangan, tapi juga dapat menjadi lumbung pangan dunia dalam beberapa tahun ke depan.

“Ini bukan suatu mimpi, dengan kerja keras, saya yakin bangsa Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia,” ujar Viva Yoga Mauladi dalam acara bertajuk ‘Outlook Agriculture KAHMI 2025’ yang berlangsung secara hibrid di KAHMI Center, Jakarta, Kamis.

Ia menuturkan bahwa demi mencapai swasembada untuk membangun kedaulatan bangsa dalam sektor pangan diperlukan dukungan semua pihak, sikap mengesampingkan ego sektoral, serta memprioritaskan kepentingan umum di atas kepentingan golongan dan pribadi.

Menurut Viva Yoga, Indonesia masih memiliki lahan yang luas dan subur di berbagai wilayah yang dapat dioptimalkan untuk mendukung program swasembada pangan.

Ia mengatakan bahwa masyarakat perlu didorong untuk menggarap lahan-lahan tersebut agar produktivitasnya meningkat.

“Kita perlu mendorong masyarakat bersama dengan pemerintah untuk berjuang membangun swasembada pangan sekaligus meningkatkan taraf hidup petani,” ucapnya.

Wamentrans menuturkan bahwa sejumlah wilayah, seperti Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Papua, masih mempunyai lahan yang luas yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung swasembada pangan.

“Tantangan yang ada bila dikelola bisa menjadi potensi baru dengan memanfaatkan lahan yang masih luas di Kalimantan, Nusa Tenggara, dan Papua”, ungkapnya.

Sebelumnya, Kementerian Pertanian (Kementan) dan Kementerian Transmigrasi (Kementrans) telah menjalin kerja sama untuk mewujudkan swasembada pangan seperti yang ditargetkan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai di 2027.

Penandatanganan Nota Kesepahaman kerja sama itu ditandatangani Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman di Jakarta, Kamis (9/1).

"Hari ini kami baru saja menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) antara Kementerian Transmigrasi dengan Kementerian Pertanian sebagai tidak lanjut bagaimana melakukan sinergi dan kolaborasi untuk mencapai swasembada pangan yang sudah digariskan dan menjadi cita-cita kita bersama," kata Mentrans Iftitah.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.