Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Dewan Bentuk Pansus terkait Sekolah Swasta Gratis

📅 Jumat, 31 Jan 2025, 01:10 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dewan Bentuk Pansus terkait Sekolah Swasta Gratis Doc: ANTARA/Khaerul Izan
Ket. Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin memberi keterangan kepada media di Jakarta, Kamis (30/1).

JAKARTA – Jakarta terus mematangkan persiapan dalam menggratiskan sekolah swasta. Untuk mempercepat proses tersebut DPRD Jakarta segera membentuk panitia khusus (pansus) untuk mempercepat revisi peraturan daerah (Perda) tentang Pendidikan. Tujuannya, guna mengakomodasi program sekolah gratis di swasta maupun negeri.

“Sekolah gratis ini juga merupakan program gubernur terpilih. Harapannya, agar semua proses berjalan lancar. Maka, harus didukung dengan regulasi sebagai payung hukum,” kata Ketua DPRD Jakarta, Khoirudin, Kamis. Menurutnya, program sekolah gratis Jakarta negeri maupun swasta dari SD sampai SMA memerlukan payung hukum.

Untuk itu, dewan berupaya merealisasikan dengan membentuk pansus dalam rangka mempercepat revisi Perda Pendidikan menjadi payung hukum sekolah gratis Jakarta. Untuk bisa menyelesaikan sesegera mungkin, Perda Pendidikan, tidaklah mudah.

Makanya dewan perlu membentuk pansus Perda Pendidikan, biar dibahas khusus. Jadi, perda yang kita butuhkan untuk mewadahi, memayungi sekolah gratis bisa selesai. Khoirudin menambahkan bahwa program sekolah gratis diharapkan dapat terealisasikan untuk Tahun Ajaran 2025-2026. Jika tidak sempat, maka dapat dilaksanakan percobaan skala kecil.

“Walaupun belum seluruhnya bisa dilakukan, nantinya penerapan sekolah gratis dapat dicontohkan terlebih dulu,” katanya. Sebelumnya, Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno menyebutkan program sekolah swasta gratis Jakarta akan diuji coba terlebih dulu.

“Kami rapat tiga atau empat kali dengan Dinas Pendidikan. Hasilnya, mungkin akan diuji coba dulu,” kata Ketua Tim Transisi Pramono-Doel Ima Mahdiah. Kendati demikian, keputusan untuk menjalankan program berada di tangan Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta terpilih Pramono Anung dan Rano Karno.

“Tapi, balik lagi, keputusan tetap ada di gubernur dan wakil gubernur,” ujar Ima. Dia menambahkan masih membahas mekanisme pelaksanaan sekolah swasta gratis. Terkait sekolah swasta gratis, Dinas Pendidikan Jakarta menyatakan program ini tak hanya membiayai Sumbangan Pembinaan Pendidikan, melainkan juga kebutuhan pribadi peserta didik. Namun, Disdik menyatakan masih menyiapkan regulasi dalam bentuk Perda tentang Sistem Pendidikan Jakarta.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta
Olahraga
Marc Klok Berharap Bisa Pen...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

Rumor Kim Jong-un Meninggal karena Perdarahan Otak di Beijing Memanas, Muncul Foto Hadir di Pameran - Adiknya Diklaim Rebut Kekuasaan dan 9.000 Tentara Tiongkok Dikirim ke Korut

20 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.