- Home
-
- Megapolitan
-
- Usulan Musrenbang Perlu Ve...
Usulan Musrenbang Perlu Verifikasi Lapangan
Jumat, 24 Jan 2025, 01:05 WIBJAKARTA â Tim teknis diharapkan berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk verifikasi usul-usul dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2025. âJadi verifikasi lapangan itu bukan penolakan usul-usul, tapi membuktikan kebenarannya,â ucap Wali Kota Jakarta Selatan, Munjirin.
Dia mengungkapkan ini saat membuka sosialisasi Musrenbang kepada unsur-unsur pelaksana teknis. Munjirin menyatakan, sosialisasi kepada tim teknis dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ini bertujuan agar usulan masyarakat dapat diakomodasi dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026.
Menurutnya, sebelum diakomodasi, usulan warga tersebut perlu disurvei dan diverifikasi dengan baik oleh tim teknis. âTim teknis ini nantinya melihat, mengukur dan mencari informasi terkait usulan dalam Musrenbang seperti volume, ukuran, atau legalitas,â ujarnya, di Ruang Gelatik, Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Kamis (23/1).
Munjirin berpesan agar tim teknis nantinya dapat segera berkoordinasi dengan kecamatan dan kelurahan untuk survei lapangan. Sebab, dalam pelaksanaan survei atau verifikasi lapangan tujuannya untuk semangat membantu, bukan menolak usulan atau saling lempar usulan.
âSaya berharap seluruh tim teknis agar mempelajari dan dapat memahami mekanismenya,â tutur Munjirin. Dengan begitu, pelaksanaan Musrenbang dapat berjalan lancar dan menghasilkan usulan yang layak untuk diakomodasi dalam APBD. Semoga ini berdampak positif bagi warga.
Sementara itu, Kepala Suku Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Jakarta Selatan, Ahmad Saelani, menjelaskan, sosialisasi kepada tim teknis juga bertujuan menyampaikan informasi yang menjadi kebijakan dan kebaruan terkait dengan pedoman dan mekanisme Musrenbang Tahun 2025.
âAda 94 tim teknis yang mengikuti sosialisasi seperti dari Sudin Bina Marga, Sudin SDA, Sudin Pora, dan Sudin Perhubungan,â jelasnya. Munjirin berharap, dengan adanya sosialisasi diharap dapat memberikan pemahaman terkait pedoman, termasuk yang ada dalam template ataupun standardisasi usulan Musrenbang.
âSemoga tahun 2025 ini usulan Musrenbang dapat direalisasikan dengan baik agar manfaatnya dirasakan warga,â tandasnya.
44 Usulan
Sementara itu, ada 44 usulan yang diajukan dalam Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Rawasari, Rabu (22/1) yang akan diverifikasi jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) tingkat kecamatan.
Lurah Rawa Sari, Muhammad Arief, menjelaskan, 44 usulan itu merupakan usulan dari sembilan RW. Dari keseluruhan RW, hanya RW 01 yang mengajukan empat usulan. Sedangkan RW lainnya mengajukan 5 usulan. Nantinya, hasil verifikasi akan dibahas kembali dalam tahap Musrenbang Kelurahan Rawasari.
âSeluruh usulan akan dilanjutkan dengan verifikasi jajaran OPD tingkat kecamatan,â katanya, Kamis (23/1). Arief menjelaskan, verifikasi dilakukan untuk memastikan usulan yang diajukan tepat sasaran, sesuai dengan jumlah dan tidak ada kesalahan lokasi.
Dalam verifikasi, ungkap Arief, akan diperhatikan berbagai aspek seperti titik koordinat pekerjaan, tingkat urgensi usulan pekerjaan, banyaknya manfaat dan besaran anggaran. Menurut Arief, dari total 44 usulan, 38 di antaranya merupakan usulan fisik. Sisanya, enam usulan berupa pengadaan barang dan usulan nonfisik nihil.
Arief melanjutkan, dari total 44 usulan yang terbanyak terkait perbaikan jalan. Usulan ini ditujukan ke Suku Dinas Bina Bina Marga Jakarta Pusat. Ada sebanyak 17 usulan. Selanjutnya, ke Suku Dinas Perhubungan Jakarta Pusat 13 usulan dan Suku Dinas Sumber Daya Air, delapan usulan.
âUntuk jadwal Musrenbang, kami masih menunggu arahan Bappeda,â tegas Arief. Ketua RW 08 Rawasari, Ujang Iswandi, mengungkapkan, akan mengajukan lima usulan perbaikan jalan dan saluran permukiman. âSemoga usulan kami bisa ditindaklanjuti dan disepakati dalam Musrenbang,â harapnya.
Redaktur: Aloysius Widiyatmaka
Penulis: Aloysius Widiyatmaka
Berita Terkait:
-
Meta Bakal Uji Skema Layanan Berbayar di IG, FB, dan WhatsApp
-
Kamboja Bersih-bersih Lebih dari 2.000 WNA Sindikat Penipuan
-
Pasar Saham Panik, Menkeu Klaim Guncangan IHSG Cuma Sementara
-
Riset iCIO: Keputusan Investasi Digital di Perusahaan Indonesia Kian Libatkan CEO dan Direksi
-
Musrenbang di Kecamatan Kelapa Gading, Penanganan Banjir Jadi Prioritas
-
Plt. Bupati Ponorogo Tinjau Lokasi Longsor dan Salurkan Bantuan Logistik
-
Vokalis Band Element, Lucky Widja Meninggal Dunia pada Minggu Malam
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.