- Home
-
- Luar Negeri
-
- Ayo Perkuat Diplomasi Wuju...
Ayo Perkuat Diplomasi Wujudkan Perdamaian, Trump Desak Russia untuk Segera Akhiri Perang di Ukraina
Jumat, 24 Jan 2025, 01:05 WIBWASHINGTONÂ - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada Rabu (22/1) mendesak Russia untuk segera menyelesaikan dan mengakhiri perang di Ukraina. Jika tidak ada resolusi yang dicapai dalam waktu dekat, Russia akan menghadapi pajak tinggi, tarif, dan sanksi terhadap ekspor mereka.
âSaya tidak berniat menyakiti Russia. Saya mencintai rakyat Russia dan selalu memiliki hubungan baik dengan Presiden Putin, terlepas dari hoaks âRussia, Russia, Russiaâ yang diciptakan oleh sayap kiri radikal. Kita tidak boleh melupakan bahwa Russia membantu kita memenangkan Perang Dunia II, dengan mengorbankan hampir 60 juta jiwa," kata Trump di media sosial Truth Social.
Namun demikian, Trump akan melakukan kebaikan besar untuk Russia, yang ekonominya sedang terpuruk, dan untuk Presiden Putin. Segera selesaikan dan hentikan perang yang tidak masuk akal ini! Keadaan hanya akan memburuk.
"Jika kita tidak mencapai kesepakatan segera, saya tidak punya pilihan lain selain memberlakukan pajak, tarif, dan sanksi tingkat tinggi pada semua barang yang dijual Russia ke Amerika Serikat dan berbagai negara lain yang terlibat," ujar Trump menegaskan.
"Mari kita akhiri perang ini, perang yang tidak akan pernah terjadi jika saya menjadi presiden. Kita bisa melakukannya dengan cara mudah atau sulit, dan cara mudah selalu lebih baik. Sudah waktunya untuk âmencapai kesepakatan.' Tidak boleh ada lagi nyawa yang hilang!!!" tambahnya.
Pernyataan Trump tersebut disampaikan sehari setelah ia mengindikasikan bahwa sanksi tambahan terhadap Russia "kemungkinan besar" akan diberlakukan jika Presiden Russia Vladimir Putin tidak bersedia duduk di meja perundingan untuk mengakhiri perang di Ukraina.
Sanksi Lebih Lanjut
Saat ditanya oleh wartawan di Gedung Putih apakah ia akan menjatuhkan sanksi lebih lanjut kepada Moskow jika Putin menolak melakukan pembicaraan damai, Trump menjawab, âKemungkinan besar,â tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Ketika ditanya apakah ia percaya perang tersebut seharusnya dibekukan, Trump menegaskan, âPerang ini seharusnya tidak pernah dimulai. Jika Anda memiliki presiden yang kompeten, yang mana Anda tidak punya, perang ini tidak akan terjadi. Perang di Ukraina tidak akan pernah terjadi jika saya menjadi presiden.â
Ia juga mengkritik mantan Presiden Joe Biden dengan mengatakan bahwa Putin âtidak menghormatiâ kepemimpinannya.
Mengenai apakah ia akan terus mengirimkan senjata ke Ukraina, Trump mengatakan bahwa pemerintahannya akan âmengkaji hal itu,â seraya menambahkan, âKami sedang berbicara dengan (Presiden Ukraina Volodymyr) Zelenskyy. Kami akan segera berbicara dengan Presiden Putin, dan kita lihat bagaimana semuanya berkembang.â
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Eko S
Berita Terkait:
-
Singapura dan Australia meningkatkan Perlindungan Perdagangan Minyak dan Gas
-
Polda Babel Amankan Tiga Pelaku Pengeroyok Wartawan di PT PMM
-
5.200 Warga Buleleng Turun ke Pantai, Aksi Serentak Bersihkan 7 Titik Pesisir
-
Putin Mengisyaratkan Perang Ukraina akan Segera Berakhir dan Siap Bertemu Zelenskyy di Negara Ketiga
-
Film Animasi “KPop Demon Hunters” Raih Dua Penghargaan di Oscar 2026
-
Makin Genting, AS Diisukan Siapkan Pasukan Darat untuk Serang Iran
-
Kemenekraf Fasilitasi Klip Video Musisi Jawa Tengah lewat AKTIF Musik
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.