Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gerak Cepat Wujudkan Perdamaian, Utusan Trump Bertolak ke Gaza Untuk Inspeksi Gencatan Senjata

📅 Kamis, 23 Jan 2025, 18:52 WIB | Oleh: Tim Penulis
Gerak Cepat Wujudkan Perdamaian, Utusan Trump Bertolak ke Gaza Untuk Inspeksi Gencatan Senjata Doc: ANTARA/Anadolu
Ket. Utusan Timur Tengah Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, pada Rabu (22/1/2025) mengumumkan rencananya untuk mengunjungi wilayah Timur Tengah guna bergabung dengan tim inspeksi pemantau kepatuhan terhadap gencatan senjata d sekitar Jalur Gaza.

WASHINGTON - Utusan Timur Tengah Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, pada Rabu mengumumkan rencananya untuk mengunjungi wilayah Timur Tengah guna bergabung dengan tim inspeksi pemantau kepatuhan terhadap gencatan senjata di dalam dan sekitar Jalur Gaza.

Dalam wawancara dengan Fox News, Witkoff mengatakan kedatangannya akan menjadi bagian dari upaya pengawasan di dua lokasi utama — Koridor Netzarim dan Philadelphi — untuk memastikan kepatuhan terhadap gencatan senjata yang mulai berlaku pada Minggu.

Tim tersebut bertugas memverifikasi bahwa orang-orang yang memasuki wilayah tersebut tidak bersenjata dan tidak menimbulkan ancaman.

"Pelaksanaan (gencatan senjata) itu mungkin lebih sulit daripada merumuskan kesepakatannya," kata Witkoff. "Kami harus menyelesaikannya, dan kami berhasil, syukurlah. Sekarang kami harus melaksanakannya."

Witkoff menyatakan optimisme terhadap normalisasi yang lebih luas di Timur Tengah dengan Israel, dan menyebut Qatar sebagai pemain penting dalam mengamankan kesepakatan gencatan senjata.

"Saya pikir Anda bisa mendapatkan semua pihak di wilayah itu untuk mendukung," ujarnya. "Saya rasa ada semangat kepemimpinan baru di sana."

Fase pertama dari kesepakatan gencatan senjata yang berlangsung selama enam pekan dimulai pada 19 Januari, menghentikan perang Israel terhadap Jalur Gaza.

Kesepakatan tiga fase itu mencakup pertukaran tahanan dan ketenangan yang berkelanjutan, dengan tujuan mencapai gencatan senjata permanen dan penarikan pasukan Israel dari Gaza.

Sejak serangan lintas perbatasan Hamas pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan hampir 1.200 orang di Israel, serangan balasan Israel telah menewaskan hampir 47.000 warga Palestina di Gaza, menurut data Israel.

Serangan Israel telah meninggalkan Gaza dalam kehancuran, dengan separuh perumahan di wilayah pesisir tersebut rusak atau hancur.

Hampir 2 juta orang terlantar di dalam wilayah yang padat penduduk, di tengah kelangkaan makanan dan air bersih.

Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan pada November terhadap pemimpin otorita Israel Benjamin Netanyahu dan mantan kepala otoritas pertahanan, Yoav Gallant, atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perang yang dilancarkan di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.