Ayo Cerdas Pilih Pangan Bergizi untuk Cegah Masalah Gizi Intergenerasi

Rabu, 22 Jan 2025, 00:02 WIB

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyoroti pentingnya kesadaran memilih makanan bergizi guna menjaga kesehatan keluarga serta mencegah masalah gizi inter-generasi serta tiga masalah nutrisi yakni nutrisi yang kurang, defisiensi mikronutrien, dan kelebihan berat badan juga obesitas.

"Jadi kami sampaikan bahwa tantangan kita berubah. Dulu mungkin tidak bisa makan, sekarang mungkin pilihannya terlalu banyak," kata Direktur Jenderal Kesehatan Primer dan Komunitas Kemenkes Maria Endang Sumiwi di Jakarta, Selasa.

Ket. Foto: Ilustrasi makanan sehat. — Sumber: Antara/pixabay.com

Maria menjelaskan mutu gizi perlu disesuaikan sesuai siklus hidup, karena berkaitan dengan siklus hidup selanjutnya. Dia mencontohkan jika masalah gizi berakhir saat seorang perempuan hamil, maka hal itu dapat membantu memastikan gizi lebih baik pada generasi selanjutnya.

Dia pun mencontohkan berbagai masalah gizi nasional yang perlu diperhatikan, antara lain stunting masih 21,5 persen, gizi kurang pada balita 8,5 persen, anemia pada remaja 16,3 persen, kelebihan berat badan pada remaja 12,1 persen, dan obesitas pada orang dewasa 23,4 persen.

Oleh karena itu dalam perayaan Hari Gizi Nasional ke-65, pihaknya mengangkat tema “Pilih Makanan Bergizi untuk Keluarga Sehat” guna meningkatkan kesadaran publik agar memilih makanan yang bergizi.

Adapun pola konsumsi masyarakat saat ini, kata dia, konsumsi Makanan Pendamping ASI (MPASI) berprotein hewani pada balita hanya 21,6 persen.

"Kemudian konsumsi minuman berpemanis tinggi pada remaja cukup tinggi, 52 persen, konsumsi buah dan sayur pada individu berusia lebih dari 5 tahun juga tidak memenuhi angka yang dianjurkan, yaitu saat ini hanya 21,96 persen," katanya.

"Konsumsi makanan dan minuman jadi ini porsi terbesar pengeluaran pada setiap kuintil. Jadi mau yang kuintil ekonomi kurang sampai dengan kuintil ekonomi tertinggi, itu semua lebih memilih makanan dan minuman jadi," ucapnya.

Menurut Maria, makanan bergizi seimbang adalah makanan yang beraneka ragam, mencakup sayur dan buah, tinggi protein, kemudian membatasi makanan manis, asin, dan berlemak.

"Kemudian sarapan pagi setiap hari cukup minum air putih dan biasakan membaca label gizi, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, dan juga jangan lupa supaya ini bagian dari menjaga status gizi ya, aktivitas fisik yang cukup supaya tidak overweight, tidak obesitas," katanya.

Dia menjelaskan pemerintah membantu asupan nutrisi yang bergizi melalui Program Makan Bergizi Gratis (MBG), namun hal itu perlu dibarengi dengan memilih makanan bergizi secara mandiri di rumah agar nutrisi baik terpenuhi dalam tiga kali sehari.

Redaktur: Marcellus Widiarto

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.