Kabar Gembira, Pemkot Yogyakarta Bentuk Tim Realisasikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Selasa, 21 Jan 2025, 01:30 WIBYogyakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta membentuk tim khusus untuk melaksanakan Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi masyarakat yang berulang tahun di wilayah ini.
"Kami sudah buat tim untuk pelaksanaannya dan sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan terkait dengan ini," ujar Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes Kota Yogyakarta Waryono saat dihubungi di Yogyakarta, Senin.
Tim yang dibentuk melibatkan beberapa instansi, termasuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) untuk validasi data penduduk, Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian untuk pengelolaan data yang terhubung dengan aplikasi Jogja Smart Service (JSS), serta pemerintah kecamatan.
Menurut dia, pihaknya telah menyiapkan data penduduk calon peserta program, logistik, serta kelengkapan alat-alat kesehatan di seluruh Puskesmas di Kota Yogyakarta.
Kendati demikian, Waryono menyebut realisasi program itu masih menunggu petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat.
"Persiapan data dan alat-alat sudah kita lakukan. Tinggal bagaimana nanti menunggu juknisnya saja," ujar dia.
Menurut dia, data sasaran berdasarkan rentang usia, mulai dari bayi baru lahir, balita, orang dewasa dan lansia di Kota Yogyakarta hingga saat ini tercatat mencapai 415.650 orang.
Waryono menjelaskan pemeriksaan kesehatan mereka akan dilakukan di 18 Puskesmas di Kota Yogyakarta dengan layanan meliputi pemeriksaan fisik, laboratorium, USG untuk ibu hamil, hingga EKG untuk pemeriksaan jantung.
"Semua fasilitas sudah kami siapkan di puskesmas. Pemeriksaan ini bertujuan untuk mendeteksi dini kondisi kesehatan masyarakat dan memberikan tindak lanjut jika ditemukan penyakit,â ungkapnya.
Untuk mengakses program itu, menurut dia, warga yang berulang tahun akan menerima notifikasi melalui ponsel atau langsung datang ke Puskesmas dengan membawa KTP.
"Meskipun notifikasi sudah ada, prinsipnya kita sukseskan itu semua. Jadi, yang datang pun selama membawa KTP semuanya kita layani dan dipastikan gratis," ujar Waryono.
Pemkot Yogyakarta berharap program ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin serta menciptakan basis data kesehatan yang lebih komprehensif.
"Harapannya nanti warga masyarakat itu mempunyai basis data terkait dengan rekam (medis) bagaimana dia apakah punya penyakit atau tidak. Dan jika ada penyakit tadi saya sampaikan untuk bisa di tindaklanjuti sesuai dengan keadaannya," kata dia.
Sebelumnya, Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan Dedek Prayudi menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mengalokasikan anggaran Rp4,7 triliun untuk Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi 60 juta orang di Indonesia mulai tahun ini.
Program ini rencananya bakal diluncurkan pada Februari 2025.
Redaktur: Marcellus Widiarto
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Bali United vs Persija Jakarta: Susunan Pemain, Klasemen, dan Link Live Streaming
-
Daya Saing Wisata Majalengka Meningkat, Pesona Situ Cipanten Kian Memikat
-
Evaluasi Bertahap untuk Kesejahteraan Guru Paruh Waktu
-
Polri: Pemudik Perlu Waspadai Terjebak Macet
-
Dampak Perpindahan Alur Sungai Batang Kuranji, Kementerian PU Respons Cepat Tangani Krisis Air Bersih Akibat Sumur Warga Kering
-
Charlotte Hornets Hajar Indiana Pacers 133-109
-
Destinasi Cakep Tak Ada Artinya Kalau Susah Dijangkau, Kemenpar Ingatkan: Konektivitas Penting
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.