Glodok Plaza, Pusat Elektronik Bersejarah dengan Masa Lalu Kelam

Jumat, 17 Jan 2025, 12:00 WIB

Glodok Plaza, yang mengalami kebakaran hebat pada Rabu (15/1) malam, bukan sekadar pusat elektronik terkenal di Jakarta. Gedung ini memiliki sejarah panjang dan kelam.

Sebelum menjadi ikon pusat elektronik, Glodok Plaza berdiri di atas lahan bekas penjara kolonial yang dibangun pada tahun 1743. Awalnya dikenal sebagai Strafinrichting Glodok, penjara ini menjadi tempat untuk menahan warga Tionghoa yang memberontak melawan penjajah Belanda.

Ket. Foto: Gedung Glodok Plaza yang terbakar pada Rabu (15/1) malam, memiliki sejarah panjang dan kelam. — Sumber: Koran Jakarta/Paundra Zakirulloh

Penjara ini memiliki reputasi mengerikan: kondisi kumuh, kelaparan, dan penyiksaan. Banyak tahanan meninggal akibat penyakit seperti disentri atau dieksekusi mati di halaman belakang penjara.

Wakil Presiden pertama RI, Mohammad Hatta, pernah ditahan di Penjara Glodok selama 10 bulan sebelum diasingkan ke Boven Digul dan Banda Neira.

Di masa Orde Lama, penjara ini berubah fungsi menjadi Lembaga Pemasyarakatan Khusus (LPK). Yon Koeswoyo dan personel Koes Bersaudara lainnya sempat ditahan di sini karena memainkan musik Barat yang dianggap tidak sesuai dengan nilai-nilai nasionalisme kala itu.

Pada tahun 1977, LPK Glodok diubah menjadi kawasan pertokoan modern, yang kemudian dikenal sebagai Glodok Plaza. Penjara yang dianggap tidak layak itu dijual kepada investor seharga Rp560 juta, dan sekitar 500 tahanan dipindahkan ke Lapas Cipinang.

Setelah diresmikan, Glodok Plaza menjadi pusat perbelanjaan terkemuka, khususnya di bidang elektronik, pada era 1980-an hingga 1990-an. Meskipun kini popularitasnya sedikit memudar, Glodok Plaza tetap menjadi bagian penting dari sejarah Jakarta.

  • Glodok Plaza

Redaktur: Lili Lestari

Penulis: Paundra Zakirulloh

Berita Terbaru

NU Menegaskan akan Menolak Penggunaan Uang dalam Muktamar. Politik Uang Itu Moral Bobrok

Jangan Tertipu! BP3MI Sulsel Ingatkan Warga Pilih Jalur Resmi Kerja di Luar Negeri

Awal yang Cantik di Periode Kedua, Mourinho bawa Madrid Kalahkan Espanyol 2-1

Lima Mahasiswa UI Bikin Gebrakan di AS, Jadi Satu-satunya Tim S-1 di Program Geosains Dunia

Mandi di Pantai Tuturuga Berujung Petaka, 4 Orang Terseret Ombak

Niat Awal Ingin Inspeksi, GM Pelindo Maumere Justru Berjibaku Selamatkan Korban Gempa Jatuh ke Laut

Hebat Prestasi Mendunia! Lima Mahasiswa UI Tembus Program Geosains di Houston

Jalan layang Bomang Buka Akses Warga Bojonggede dan Parung Langsung ke Cibinong

Pemkot Pariaman dan KKP Koordinasi Realisasikan Pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih

Beras Indonesia Surplus 3,67 Juta Ton, Kok Harga di Daerah Masih Bisa Rp30 Ribu?

Inter Milan Rekrut Curtis Jones dari Liverpool, Kontrak hingga 2031

Kirab Ancak Agung Jember Kembali Bikin Sejarah, Rekor MURI Berhasil Dipecahkan!

Pemprov Gorontalo Perkuat Sektor Agro Maritim

Sungai Musi Bersih, Kota Palembang Asri! Wali Kota Dorong Aksi Peduli Lingkungan

Pemkot Palu Sasar 31.316 Penerima Manfaat Bantuan Pangan

Hasil Liga Spanyol: Mourinho Awali Periode Kedua di Madrid dengan Kemenangan 2-1 Atas Espanyol

Dari yang Paling Horor Hingga yang Mengecewakan: Ranking Enam Film Insidious

Kabut Asap Makin Pekat, Dinkes Palembang Imbau Warga Gunakan Masker

Karang Taruna Nasional Kerahkan Personel Turut Tangani karhutla di Kalbar

Pemain Timnas Indonesia Ole Romeny Kena Kartu Merah, Fortuna Sittard Harus Akui Keunggulan AZ Alkmaar

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.