Wudukan Konektivitas di 3TP, Kemenhub Kembali Jalanan Program Angkutan Udara Perintis 2025

Kamis, 16 Jan 2025, 14:18 WIB

JAKARTA – Program Angkutan Udara Perintis tahun 2025 resmi diluncurkan dengan penyerahan kontrak. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan konektivitas di wilayah 3TP (Terpencil, Terdepan, Tertinggal dan Perbatasan) tetap terjaga.

Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menegaskan program Angkutan Udara Perintis ini merupakan program prioritas karena bertujuan mendukung aksesibilitas bagi masyarakat di wilayah 3TP.

Ket. Foto: Plt. Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa — Sumber: Dok. Istimewa

“Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki tantangan geografis yang kompleks. Program angkutan udara perintis ini hadir bertujuan untuk pemerataan pembangunan, meningkatkan ekonomi, mempersempit kesenjangan serta menurunkan disparitas harga,” kata Lukman dalam keterangan tertulisnya, Kamis (16/1).

Melalui KP 206 Tahun 2024 dan KP 207 Tahun 2024 terkait angkutan udara perintis penumpang dan angkutan udara perintis kargo, program tahun ini mencakup 22 Koordinator Wilayah (Korwil), dengan rute penumpang perintis sebanyak 266 dan rute kargo perintis sebanyak 46 rute serta 1 rute subsidi angkutan udara kargo.

Dibandingkan dengan tahun 2024, terdapat peningkatan jumlah rute penumpang sebanyak 2 rute, peningkatan kargo 2 rute sedangkan subsidi angkutan udara kargo tetap.

“Peningkatan jumlah rute ini mencerminkan komitmen pemerintah untuk memperluas aksesibilitas, mendorong perekonomian lokal dan pariwisata serta memperkuat ketahanan di wilayah 3TP,” ucapnya.

Dalam pelaksanaannya, kata Lukman program ini melibatkan sejumlah Badan Usaha Angkutan Udara (BUAU). Untuk rute angkutan udara perintis penumpang dan kargo. BUAU yang terlibat adalah PT. ASI Pudjiastuti Aviation, PT. Asian One Air, PT. Nasional Global Aviasi, PT. Smart Cakrawala Aviation, PT. Trigana Air Service dan PT. AMA.

Sementara itu, Dukungan untuk kegiatan pengangkutan drum BBM pesawat udara perintis diberikan oleh PT. Cadik Nusantara Cargo, PT. Mega Basana Nusantara dan PT. Avia Oktaviani Perkasa, yang turut hadir dalam penyerahan kontrak hari ini.

Untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan program angkutan udara perintis, saat ini telah memanfaatkan sistem e-purchasing/e-catalog, untuk semua kegiatan angkutan udara perintis.

Sistem ini diharapkan dapat memberikan efisiensi yang lebih besar dalam pengelolaan program di masa mendatang. Lukman juga menekankan bahwa pelaksanaan program ini tetap mengutamakan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan penerbangan.

Selaku regulator, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara akan terus mengawasi dan memantau program angkutan udara perintis ini melalui koordinasi dengan Kantor Otoritas Bandar Udara dan Koordinator Wilayah Perintis.

Pengawasan terkait aspek keselamatan dan keamanan akan dilakukan secara berkelanjutan dan  menghimbau kepada seluruh Badan Usaha Angkutan Udara yang terlibat untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan, dengan tetap memprioritaskan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan.

Lukman juga menambahkan bahwa program ini diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat stabilitas di wilayah 3TP.

“Mari bersama-sama kita mengawasi dan memastikan program ini berjalan sesuai aturan dan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat di wilayah 3TP,” tutup Lukman.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Mohammad Zaki Alatas

Berita Terbaru

Bangladesh Punya Presiden Baru Setelah Pemilu Sengit 35 Tahun Terakhir

Simbol Hubungan Akrab, Sultan Brunei-Anwar Ibrahim Gelar Pertemuan di Istana Nurul Iman

LG Borong 17 Penghargaan IDEA 2026, Perkuat Prestasi Triple Crown di Ajang Desain Global

Trump Sumringah, Mahkamah Agung AS Izinkan Kembali Pembangunan Ballroom Gedung Putih

Uniqlo Fall/Winter 2026 Hadirkan Gaya Urban Fleksibel, Temani Aktivitas dari Kerja hingga Traveling

Terisolasi Usai Gempa M 7,7! Kemen ESDM Beberkan Kondisi Listrik dan BBM di Manggarai!

Ramaikan GBK, Lebih dari 5.000 Peserta Tumpah Ruah di BrookFarm Almond Run 2026

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.