Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Proyek IKN Bawa Tuah bagi Daerah Sekitar, Pengusaha Asing Incar Investasi Sejumlah Sektor di Kabupaten Penajam

📅 Kamis, 16 Jan 2025, 16:44 WIB | Oleh: Tim Penulis
Proyek IKN Bawa Tuah bagi Daerah Sekitar, Pengusaha Asing Incar Investasi Sejumlah Sektor di Kabupaten Penajam Doc: ANTARA/Nyaman Bagus Purwaniawan
Ket. Gerbang Madani Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur.

PENAJAM PASER UTARA - Penanam modal (investor) dari luar negeri melirik sejumlah sektor untuk menanamkan modal (investasi) di Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, sebagai daerah mitra Kota Nusantara, ibu kota Indonesia.

"Investor asing dari negara Maroko, Bahrain, Kamboja, Jepang, Tiongkok, Korea Selatan dan Australia tertarik berinvestasi," jelas Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Penajam Paser Utara Nurlaila di Penajam, Kamis (16/1).

Perwakilan negara-negara tersebut, lanjut dia, telah beberapa kali melakukan penjajakan melihat peluang bisnis cukup menjanjikan di kabupaten daerah mitra Kota Nusantara.

Para penanam modal dari luar negeri membutuhkan waktu mempertimbangkan persiapan teknis, dia menimpali lagi, sebelum memutuskan untuk menanamkan modal di Kabupaten Penajam Paser Utara.

Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi daya tarik bagi para investor dalam maupun luar negeri setelah Kecamatan Sepaku ditetapkan menjadi IKN.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga menyiapkan kebutuhan dasar agar memudahkan para investor, antara lain memberikan insentif berusaha dan menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan.

Sebagai daerah asal, terdekat dan mitra ibu kota Indonesia, Kabupaten Penajam Paser Utara memiliki sektor usaha yang diyakini mampu menarik para pemilik modal.

"Banyak potensi investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara yang memiliki kecenderungan berpotensi ke depannya", ujar Nurlaila.

Sejumlah sektor yang dilirik pemilik modal dari luar negeri, kata dia lagi, peternakan, pertanian dan perikanan modern, kawasan perumahan, serta kepelabuhanan.

Pembangunan ibu kota Indonesia di Kecamatan Sepaku, mendorong investasi di Kabupaten Penajam Paser Utara bergerak positif atau mengalami pertumbuhan cukup signifikan.

Investasi pada 2024 tumbuh positif, yang hingga kini tercatat Rp2,563 triliun atau melampaui target Rp2,552 triliun yang diberikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, demikian Nurlaila.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.