Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Masyarakat RI Perlu Solusi Keuangan Lebih Fleksibel

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 00:00 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Masyarakat RI Perlu Solusi Keuangan Lebih Fleksibel Doc: antara
Ket. Masyarakat Perlu Perbaiki Perencanaan Keuangan ke Depan

JAKARTA – Masyarakat Indonesia perlu memiliki solusi keuangan lebih fleksibel dan relevan untuk membantu masyarakat menghadapi dinamika ekonomi global serta merencanakan masa depan mereka dengan lebih baik. Apalagi, skor kesehatan finansial Indonesia masih berada di angka 41,25.

Direktur Bancassurance Great Eastern Life Indonesia, Sisca Then mengatakan, untuk mengatasi masalah ini, Great Eastern Life Indonesia bersama mitra strategisnya, Bank OCBC, meluncurkan GREAT Max Pro Assurance (GMORE), produk asuransi jiwa dalam mata uang dollar AS yang dirancang untuk memberikan perlindungan finansial sekaligus stabilitas aset.

"Produk inimemberikan pilihan yang lebih fleksibel bagi nasabah dengan kebutuhan perencanaan jangka menengah. Dengan fokus pada keseimbangan antara pertumbuhan kekayaan, likuiditas, dan stabilitas GMORE menjawab kebutuhan pasar yang semakin dinamis. Adapun keuntungannya pada kepastian hasil Investasi, serta fleksibilitas perlindungan dan stabilitas aset," ucapnya di Jakarta, Selasa (14/1).

Juky Mariska, Premier Banking Division Head, OCBC menambahkan, produk ini memberikan pilihan bagi nasabah untuk memiliki perlindungan sekaligus terdapat nilai tunai, yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan, dan aspirasi keuangan nasabah di setiap tahapan kehidupan, sehingga mereka dapat merencanakan masa depan dengan lebih tenang dan percaya diri.

Kata Juky, produk ini dapat diperoleh melalui 207 kantor cabang OCBC di seluruh Indonesia. Produk ini dirancang untuk melengkapi portofolio solusi keuangan yang telah ada, sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat akan perlindungan keuangan jangka menengah.

Inflasi Medis

Sebelumnya, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) memproyeksikan masalah inflasi medis masih akan menjadi tantangan bagi industri asuransi jiwa pada 2025. Direktur Eksekutif AAJI Togar Pasaribu menerangkan inflasi medis yang masih tinggi berpotensi membuat klaim asuransi kesehatan kembali melonjak.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.