Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Tulungagung Siagakan 855 Personel

6 Jumat, 06 Nov 2026, 22:16 WIB | Oleh: Tim Penulis
Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Tulungagung Siagakan 855 Personel Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Pemkab Tulungagung Siagakan 855 Personel Doc: ANTARA
Ket. Personel gabungan diberangkatkan untuk bersiaga di wilayah rawan bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (6/11/2026). 

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur menyiagakan 855 personel gabungan untuk mengantisipasi bencana hidrometeorologi di sembilan kecamatan yang masuk kategori rawan banjir, tanah longsor, dan angin kencang menjelang musim hujan 2026. 

Pelaksana Tugas Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, Jumat (06/11), mengatakan personel gabungan tersebut telah diberangkatkan untuk bersiaga di wilayah penugasan masing-masing guna mempercepat penanganan apabila terjadi bencana. 

"Persiapan sudah maksimal. Kami sudah berangkatkan personel untuk ditempatkan pada wilayah masing-masing," kata Ahmad Baharudin.

Ia mengatakan, pemerintah daerah juga telah menyiapkan sejumlah langkah antisipasi dan skenario penanganan bencana, terutama banjir, tanah longsor, serta angin kencang.

Untuk mengurangi risiko banjir di kawasan perkotaan, pemerintah daerah melakukan normalisasi drainase dengan membersihkan saluran air dari tumpukan sampah dan endapan lumpur.  

"Sejak Agustus kemarin, kami sudah melakukan normalisasi drainase atau saluran air dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung Achmad Mugiono mengatakan, pihaknya telah memetakan sembilan kecamatan yang rawan terdampak bencana hidrometeorologi.   

Kesembilan kecamatan tersebut meliputi Rejotangan, Kalidawir, Pucanglaban, Tanggunggunung, Besuki, Gondang, Pagerwojo, Sendang, dan Pakel.   

BPBD juga menyiagakan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) selama 24 jam serta mengaktifkan kembali desa siaga bencana untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat.

"Selama 24 jam kami siaga menerima laporan. Nanti kami akan koordinasi lintas sektor apabila terjadi bencana alam," kata Achmad Mugiono.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.