Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Timur Pangkas 66 Pohon Rawan Tumbang

📅 Rabu, 15 Jan 2025, 15:45 WIB | Oleh:
Jakarta Timur Pangkas 66 Pohon Rawan Tumbang Doc: ANTARA/HO-Pemerintah Kota Jakarta Timur
Ket. Jajaran Suku Dinas (Sudin) Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur melakukan pemangkasan pohon rawan tumbang di wilayah Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (15/1).

JAKARTA - Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Jakarta Timur memangkas 66 pohon yang rawan tumbang di musim hujan ini.

"Sebanyak 66 pohon rawan tumbang di wilayah Kecamatan Pulogadung, jadi ini target penopingan jajaran Sudin Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur," kata Kepala Suku Dinas (Sudin) Tamhut Jakarta Timur Dwi Ponangsera saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.

Sebanyak 66 pohon berukuran besar yang ditoping di Kecamatan Pulogadung ini jenisnya bervariasi. Di antaranya pohon angsana, mahoni, asem kranji, beringin hingga trembesi.

Menurut Dwi, penopingan ini selain untuk mengantisipasi terjadinya kasus pohon tumbang saat hujan disertai angin kencang, tetapi juga untuk memberikan pencahayaan lampu penerang jalan umum (PJU) di malam hari.

"Penopingan pohon ini jadi program rutin yang dilaksanakan setiap Rabu dengan lokasi berbeda-beda," ujar Dwi.

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Sudin Tamhut Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita menambahkan, penopingan di wilayah Kecamatan Pulogadung ini melibatkan 70 personel Satuan petugas (satgas) dan mobil tangga.

Dari 70 pasukan hijau ini disebar ke 38 lokasi berbeda, di antaranya di Jalan Tenggiri RT 04/07, Kelurahan Jati, Jalan Kedondong Rayam Rawamangun, Jalan Taman Berdikari Sentosa F No.8 RT 20/06 Kelurahan Jati dan sejumlah titik lainnya.

"Targetnya pekan ini seluruhnya rampung karena minggu depan dilanjutkan di wilayah lain," kata Dwi. Ant

Berdasarkan data dari Sudin Tamhut Jakarta Timur (Jaktim) yang diperoleh di Jakarta, Rabu, menyebutkan, selama periode Januari hingga Minggu pertama November 2024 telah memangkas 20.453 pohon.

Pengurangan dahan pohon dilakukan secara rutin tergantung kondisi pohon yang terdiri atas tiga kategori, yakni pangkas ringan (merapikan), sedang (banyak cabang yang dipotong) dan berat (memotong ketinggian dan cabang yang dikhawatirkan tumbang).

Dari 20.453 pohon dipangkas terdiri dari pangkas ringan sebanyak 6.783 pohon, pangkas sedang 8.023 pohon dan pangkas berat 5.177 pohon serta 45 pohon dilakukan penebangan.

Sedangkan jumlah pohon yang tumbang pada Januari-November 2024 sebanyak 502 pohon dengan rincian pohon sempal (patah) 168 dan pohon tumbang 334.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Olahraga
Tamat Sudah, Indonesia Dili...

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...

Atlet Angkat Besi Saatnya Unjuk Kekuatan di Asian Games

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.