Istana Pastikan Tak Ada Biaya Tambahan bagi Penerima Program MBG
Selasa, 14 Jan 2025, 01:25 WIBJAKARTA - Juru Bicara Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Adita Irawati menegaskan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memungut biaya tambahan kepada siswa selaku penerima manfaat.
Adita menjelaskan Badan Gizi Nasional (BGN) selaku lembaga pelaksana makan bergizi gratis tidak memperbolehkan sekolah meminta pungutan.
âBGN sudah memastikan itu sebenarnya tidak diperbolehkan untuk melakukan pungutan.Ini yang ditegaskan, seharusnya pungutan-pungutan itu tidak ada,â kata Adita saat peninjauan pelaksanaan Program MBG di Tangerang Selatan, Banten, Senin (13/1).
Menurut Adita, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai unit pelaksana makan bergizi gratis yang mendistribusikan makanan sudah mencakup tempat makan atau ompreng agar siap disantap siswa.
Sementara itu sekolah mengimbau para siswa untuk membawa sendiri alat makan dan minum masing-masing.
âDari mulai tempat, isinya, itu harus disediakan oleh SPPG atau dapur makan bergizi gratis. Sementara alat makan dan minum itu memang diminta untuk bisa disediakan oleh siswa itu sendiri. Jadi kita meminta untuk tidak ada lagi tambahan,â kata Adita.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berita sebelumnya, kasus pungutan terjadi di salah satu sekolah di mana sekolah meminta pungutan wadah makan.
Sekolah tersebut meminta uang sebesar 30 ribu rupiah untuk pembelian wadah makan terkait Program MBG dan setiap anak wajib membeli dua wadah, sehingga total pungutan mencapai 60 ribu rupiah.
Adita juga meminta masyarakat untuk berani melapor kepada BGN jika menemukan penipuan yang berkedok Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Hal itu menanggapi banyaknya pemberitaan dari berbagai daerah, khususnya pelaku usaha katering yang menjadi korban setelah ditipu pihak tidak bertanggung jawab dengan iming-iming berpotensi menjadi pemasok untuk Program MBG.
- Makan Bergizi Gratis (MBG)
Redaktur: Sriyono
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Akselerasi Solusi Proteksi Syariah kepada Keluarga Indonesia, Generali Indonesia Hadirkan GEN Syariah Perlindungan Aman dengan Manfaat yang Bertumbuh, Bertambah dan Berkah
-
Cap Go Meh Singkawang Tampilkan 727 Tatung
-
MBG Ditegaskan Tak Ganggu Anggaran Pendidikan 2026
-
UEA Kirim 30 Ton Kurma Premium untuk Indonesia, Simbol Persaudaraan Ramadhan 1447 H
-
MBG Miliki Potensi Besar Dorong Ekonomi Rakyat
-
Banyuwangi Layani Kesehatan Lansia Lewat Program Pelayanan Keliling
-
Pemkab Deli Serdang Gelar Safari Ramadhan Keliling Kecamatan, Fokus Pererat Silaturahmi dan Dengarkan Aspirasi
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.