Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Objek Wisata Kebun Raya Banua Dikembangkan Pemprov Kalsel

📅 Senin, 13 Jan 2025, 22:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Objek Wisata Kebun Raya Banua Dikembangkan Pemprov Kalsel Doc: ANTARA
Ket. Objek wisata Kebun Raya Banua Kalsel yang terletak di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel di Kota Banjarbaru, memberikan keindahan alam pepohonan dan tempat pelestarian tumbuhan langka di Kalsel.

Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan pengembangan objek wisata Kebun Raya Banua yang berada di kawasan perkantoran Gubernur Kalsel di Kota Banjarbaru untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Di tahun ini, kami akan melakukan beberapa peremajaan infrastruktur dan penambahan objek wisata dengan harapan dapat menunjang peningkatan pengunjung di tahun ini dan seterusnya," ujar Plt UPTD Kepala Kebun Raya Banua Kalsel, Firmansyah, di Banjarbaru, Senin (13/1).

Menurut dia, Kebun Raya Banua yang dinaungi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan merupakan aset berharga bagi sektor pariwisata provinsi ini.

Kebun Raya Banua merupakan kebun raya untuk pendidikan, karena di dalamnya menyajikan spesifikasi tanaman obat dan konservasi tanaman langka khas Kalimantan.

"Pada 2024, total kunjungan ke Kebun Raya Banua mencapai 206 ribu lebih," ungkap Firmansyah.

Menurut dia, Kebun Raya Banua tidak hanya sebagai pariwisata, namun juga sebagai upaya penghijauan daerah dan melestarikan tanaman langka di provinsi ini.

Dia mengatakan kehadiran Kebun Raya Banua ini sangat diterima masyarakat, sehingga harus terus dikembangkan untuk kemajuannya, utamanya memberikan pelayanan yang maksimal bagi pengunjung.

Di sisi lain, Firmansyah mengatakan Pemprov Kalsel mendapatkan keuangan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).Sebab, dari retribusi masuk pengunjung, Kebun Raya Banua menyumbang PAD pada 2024 sebesar 1,6 miliar rupiah.

"PAD yang dihasilkan dari Kebun Raya Banua ini melampaui target, yakni ditargetkan hanya 1,3 miliarrupiah," paparnya.

Menurut dia, PAD yang dihasilkan secara akumulatif meningkat tiap tahunnya seiring terus bertambahnya minat pengunjung ke Kebun Raya Banua mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa.

Firmansyah mengungkapkan untuk realisasi pendapatan yang diraih Kebun Raya Banua ditunjang dari beberapa retribusi, di antaranya penyewaan tanah dan bangunan, pelayanan penyediaan tempat kegiatan usaha dan retribusi tempat rekreasi dan olahraga.

Dia mengungkapkan seiring peningkatan realisasi Kebun Raya Banua, maka untuk tahun 2025 Pemprov Kalsel kembali menargetkan sebesar 1,2 miliar rupiah. Hal ini menjadi semangat positif pihaknya untuk mencapai target yang telah ditentukan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Megapolitan
Kebakaran di Kebayoran Lama...
Megapolitan
BMKG Bawa Kabar Baik untuk ...
Megapolitan
18 Rumah Terbakar di Kebayo...
Olahraga
10 Petenis Top Dunia Menuju...
Advertisement
Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

Kemdiktisaintek Mulai Hitung Biaya Pendidikan Gratis hingga PTN

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.