Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DKPP Pacitan Pastikan Penanganan Wabah PMK Optimal

📅 Senin, 13 Jan 2025, 22:57 WIB | Oleh:
DKPP Pacitan Pastikan Penanganan Wabah PMK Optimal Doc: Antara

Pacitan - Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, memastikan penanganan wabah PMK (penyakit mulut dan kuku) di daerahnya telah berjalan optimal, sehingga sebagian sapi yang terjangkit bisa disembuhkan.

1736782931_a0a942ed3d5cba8742d5.jpg

"Total ada 39 ekor sapi yang bisa disembuhkan. Sisanya masih dalam penanganan," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pacitan, Sugeng Santoso di Pacitan, Senin.

Dari total populasi sapi di Pacitan yang mencapai 59 ribu ekor, tercatat 791 ekor sapi terjangkit PMK.

Sebanyak 672 ekor masih sakit, 44 ekor mati, 38 ekor sembuh, dan 37 ekor lainnya harus dipotong paksa.

Sugeng menjelaskan bahwa secara teori, tingkat kematian akibat PMK hanya 3 persen dari total kasus. Namun, di Pacitan, angka kematian mencapai 10 persen.

"Musim hujan dengan tingkat kelembapan tinggi menjadi salah satu faktor penyebab. Selain itu, pakan yang lembab dapat menyebabkan keracunan pada sapi," katanya.

Sugeng juga menyoroti fakta bahwa seluruh sapi yang terjangkit PMK di Pacitan adalah sapi potong, sementara sapi perah tidak ada yang terkena.

Ia menduga kebersihan kandang sapi perah yang rutin dibersihkan pagi dan sore menjadi faktor pencegahan.

"Kami terus melakukan edukasi kepada peternak untuk menjaga kebersihan kandang, termasuk menggunakan disinfektan," ucapnya.

Salah satu peternak di Lingkungan Plelen, Kelurahan Sidoharjo, Kecamatan Pacitan Kota, Jarwanto, mengungkapkan bahwa dari 30 ekor sapinya, delapan ekor sempat terjangkit PMK.

"Rinciannya, satu ekor mati, empat sembuh, dan empat lainnya terpaksa dijual. Kami berharap segera ada vaksin untuk sapi yang sehat," ujarnya.*

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta

Rano karno Buka Jakarta Financial Festival Blok M Square

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Rano karno Buka Jakarta Fin...

Pengamat : Salvage KMP Batumandi Patut Dicontoh

57 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Nasional
Pengamat : Salvage KMP Batu...

Jakarta Merintis Diri Menjadi Hub Ekonomi Kreatif

58 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Jakarta Merintis Diri Menja...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.