8 Benda Sejarah Koleksi Museum NTB Tiba di Jeddah

Kamis, 09 Jan 2025, 21:15 WIB

MATARAM - Delapan benda bersejarah koleksi Museum Negeri Nusa Tenggara Barat (NTB) sudah berada di Jeddah, Arab Saudi untuk berpartisipasi dalam pameran internasional Islamic Arts Biennale.

Kurir Museum NTB Bunyamin yang saat ini berada di Jeddah menuturkan delapan benda bersejarah itu tiba di Jeddah pada Rabu, 8 Januari 2025.

Ket. Foto: Pamong budaya Museum NTB Bunyamin memantau proses pemeriksaaan benda koleksi oleh staf pameran di Jeddah, Arab Saudi, Rabu (8/1). — Sumber: ANTARA/HO-Museum NTB

"Koleksi-koleksi tersebut diterbangkan ke Jeddah menggunakan pesawat Saudia SV827 pada 7 Januari pukul 00.40 waktu barat Indonesia dan sampai di Bandara King Abdulaziz pada pukul 06.40 waktu Arab Saudi," ujarnya melalui pernyataan yang diterima di Mataram, Kamis.

Pada hari itu juga, pukul 10.00 waktu Arab Saudi, dilakukan pembongkaran dan pengecekan lima koleksi, yaitu keris togogang, keris gerantim, dua buah pekinangan, dan kitab tajul muluk untuk dilakukan proses instalasi.

Sedangkan untuk tiga benda bersejarah koleksi Museum NTB lainnya berupa kere alang, tembe songke, dan cipo' cila yang masih di dalam peti akan dilakukan pembongkaran, pengecekan, dan instalasi pada Kamis (9/1).

"Koleksi yang dipamerkan mencakup delapan artefak yang mencerminkan jejak Islam di Nusantara, khususnya dari suku Sasak, Samawa, dan Mbojo. Beberapa di antaranya adalah keris, cipo' cila (jilbab khas perempuan Sumbawa), kitab tajul muluk, dan pekinangan (peralatan makan sirih)," kata Bunyamin.

Pameran internasional yang diselenggarakan Diriyah Biennale Foundation dan disponsori oleh Kerajaan Saudi Arabia tersebut diselenggarakan selama empat bulan mulai 25 Januari sampai 25 Mei 2025 di terminal haji bagian barat Bandara King Abdulaziz.

Pameran bertema The Art of Number itu termasuk pameran terbesar di dunia yang menampilkan kekayaan dan keberagaman budaya Islam melalui lembaga-lembaga dari berbagai negara.

Indonesia terpilih sebagai perwakilan Asia Tenggara dari 20 negara. Keikutsertaan Indonesia dalam pameran Islamic Arts Biennale diwakili oleh tiga museum, yakni Museum NTB, Museum Sonobudoyo di Yogyakarta, dan Perpustakaan Nasional di Jakarta.

Kepala Museum NTB Ahmad Nuralam menuturkan bahwa partisipasi Museum NTB dalam pameran internasional tersebut merupakan bagian dari promosi wisata dan kebudayaan Nusa Tenggara Barat.

Hal ini juga sebagai wujud diplomasi budaya yang memperkuat posisi Indonesia sebagai negara dengan populasi Islam terbesar yang memiliki kekayaan seni dan budaya Islam yang sangat beragam.

"Kami bersyukur benda-benda koleksi sudah sampai dengan selamat bersama kurir. Kami berharap pameran berjalan lancar sampai selesai," ucap Nuralam.

Kurator Museum NTB James Bennnet mengungkapkan, ketika benda-benda koleksi sudah diperiksa oleh tim konservasi dan sudah sesuai antara benda dengan administrasi, maka tahapan selanjutnya adalah pemasangan pada vitrin dalam pengawalan staf Museum NTB.

"Setelah dimasukkan ke vitrin akan dikunci, dan akan dibuka lagi setelah penutupan pameran. Jadi sebetulnya kalau dibuka lagi, maka harus dipanggil tim museum untuk mengawal saat membuka kunci vitrin," papar James. Ant

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Siap Duduk Satu Meja? Pertemuan Putin dan Donald Trump di KTT APEC Tinggal Menunggu Waktu!

Mencekam! Lahan Gambut Pinggir Jalan Tol Mendadak Terbakar, Petugas Bertarung Tengah Malam!

Harga Bahan Pokok Lebak Merangkak Naik, Ada Apa dengan Pasar?

Tinggalkan Cara Lama! UMKM Papua Dipaksa Naik Kelas Lewat Jurus Digital BI!

Ekspedisi Patriot Gebrak di Kawasan Transmigrasi Simeulue, Budi Daya Ikan Dibidik Jadi Mesin Ekonomi

Omzet UMKM di KKI 2026 Tembus Rp144,2 Miliar, Produk Lokal Makin Menggigit

TP PKK dan Pemkab Banjar Buka Akses Layanan Operasi Bibir Sumbing Berkelanjutan

Bangkit dari Cedera Langsung Juara Dunia! Keajaiban An Se-young Hancurkan Mimpi Rekor Akane!

Magetan Tak Mau Ketinggalan, Peta Jalan Ekraf 2027 Disiapkan untuk Gebrak Ekonomi Kreatif

Jalan-Jalan Makin Nyaman, Bogor Siapkan Bus Listrik untuk Rute Wisata

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.