Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Yogya Falcons Belum Raih Kemenangan

📅 Senin, 06 Jan 2025, 06:32 WIB | Oleh:
Yogya Falcons Belum Raih Kemenangan Doc: ANTARA/Makna Zaezar
Ket. Altynbekova men-smes bola I Pevoli putri Yogya Falcons, Sabina Altynbekova (kiri) men-smes bola ke arah pevoli putri Bandung BJB Tandamata Khalisa Azilia Rahma (tengah) dan Myrasuci Indriani dalam pertandingan putaran pertama pekan pertama PLN Mobile Prol

JAKARTA - Tim debutan Proliga 2025, Yog­ya Falcons, mengalami kekalahan kedua berturut-turut setelah takluk 0-3 dari Bandung BJB Tandamata dengan skor 14-25, 19-25, dan 19-25 di GOR Jatidiri, Semarang, Jawa Tengah, ­Minggu (5/1).

Pemain asing Yogya Falcons, Sabina Altynbekova, tidak bermain penuh dalam pertandingan tersebut. Sabina hanya tampil penuh di set pertama sebelum digantikan pada awal set kedua. Pemain asal Kazakhstan itu menjadi target serangan sejak awal laga. Jump service pertama dari pemain BJB Tandamata, Ratri Wulandari, langsung diarahkan ke Sabina. Akibatnya, Sabina gagal menerima bola dengan baik, yang berujung pada service ace untuk BJB Tandamata.

Pelatih Yogya Falcons, Marcos Sugiyama, menjelaskan bahwa Sabina dicadangkan karena kondisi kesehatannya. “Pagi ini, ia (Sabina) mengeluh sakit kepala. Kami mencoba memainkannya di depan, tetapi dia tidak mampu melanjutkan permainan,” ujar Marcos.

Di sisi lain, pelatih Bandung BJB Tandamata, Samsul Jais, mengakui bahwa meski timnya menang 3-0, performa mereka masih perlu ditingkatkan.

“Ada banyak hal yang harus diperbaiki, mulai dari servis, receive, hingga komunikasi antara setter dan pemain asing. Banyak bola dari setter yang belum sesuai dengan keinginan Anastasiia Kraiduba dan ­Madelin Jazmin Gullen Paredes,” ujar Samsul.

Dia juga menyebut bahwa pola permainan kedua pemain asing tersebut berbeda, sehingga membutuhkan penyesuaian lebih lanjut dari setter. “Ketika bola tidak sesuai keinginan, mereka cenderung memaksakan pukulan. Kami berharap setter tim dapat segera memahami pola permainan mereka,” sambung Samsul.

Selain itu, Samsul mengungkapkan bahwa timnya memang sengaja menargetkan Sabina dan Ivy May Vila Wittingham sebagai sasaran serangan sejak awal pertan­dingan. Strategi tersebut ternyata terbukti efektif dalam menekan Yogya Falcons. ben/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

Kabar Duka, Guruh Soekarnoputra Wafat di Usia 73 Tahun

26 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.