- Home
-
- Luar Negeri
-
- Pertimbangkan Keuntungan E...
Pertimbangkan Keuntungan Ekonomi dari Hubungan dengan AS, Vietnam Ragu Bergabung dengan BRICS
Jumat, 03 Jan 2025, 14:49 WIBHANOI - Para analis baru-baru ini mengatakan, penundaan Vietnam yang mencolok dalam daftar mitra kelompok Brics
(Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan), Â menandakan tindakan penyeimbangan yang hati-hati, saat Hanoi mempertimbangkan hubungan ekonominya yang berkembang dengan Washington dibandingkan manfaat bergabung dengan blok yang sering dianggap sebagai penangkal pengaruh global yang dipimpin AS.
Dikutip dari South China Morning Post, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan dalam pernyataan tertulis yang dirilis pada hari Jumat (3/1) bahwa sembilan negara akan secara resmi bergabung dengan Brics sebagai negara mitra pada tanggal 1 Januari, sesuai dengan kesepakatan yang dicapai selama KTT Brics yang diadakan di Kazan, Rusia pada bulan Oktober.
Indonesia, Malaysia, dan Thailand termasuk di antara negara mitra yang dikonfirmasi yang diumumkan dalam pernyataan tersebut.
Pada KTT di Kazan, 13 negara diundang untuk menjadi mitra blok tersebut, yang berarti mereka berada di jalur menuju keanggotaan penuh. Sembilan negara menerima undangan tersebut, sementara Aljazair, Nigeria, Turki, dan Vietnam tidak secara resmi menanggapi hingga akhir tahun 2024.
"Kami berharap dalam waktu dekat tanggapan akan datang dari empat negara lainnya," kata pemerintah Rusia.Â
Ahli di Pusat Studi Keamanan Asia-Pasifik di Hawaii, Alexander Vuving, mengatakan, hal itu mencerminkan Hanoi berusaha menjaga keseimbangan antara penguatan hubungan dengan AS dan potensi manfaat dari bergabung dengan blok yang dianggap sebagai penyeimbang AS.Â
"Keraguan Vietnam disebabkan dari hubungan yang rumit Hanoi dengan Amerika Serikat," katanya.Â
Berita Terkait:
-
Wabup Banyuwangi: Reforestasi hutan Penting Jaga Keberlanjutan Ekologi
-
Pasca Lebaran, Sekretariat DPRD DKI Jakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis Bagi Pegawai
-
Harga Emas Antam Rabu Ini Merosot Rp45.000 Jadi Rp3,023 Juta/Gr
-
Bayer Ekspor Perdana 30 Ton Benih Jagung Bioteknologi ke Vietnam
-
Amerika Serikat dan Vietnam Bersatu, Dominasi Tiongkok di Industri Chip Terancam Runtuh
-
Latihan Gabungan dalam Penanganan Kebakaran di TPA Rawa Kucing
-
Laris Manis: Vietnam Sudah Diserbu 10,6 Juta Turis Asing dalam Lima Bulan
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.